Produk dana kelolaan ETF Bitcoin spot di Amerika Serikat mencatat lonjakan arus modal masuk (net inflow) harian fantastis hingga nyaris menyentuh angka miliar pada awal pekan, Selasa (22/9/2026). Angka penerimaan modal sebesar 98,9 juta tersebut secara resmi mencetak rekor tertinggi baru sepanjang tahun 2026, mematahkan rekor inflow harian sebelumnya senilai 44 juta yang sempat tercatat pada 14 Januari lalu berdasarkan kompilasi data SoSoValue.
Lonjakan modal institusional ini sekaligus menandai volume akumulasi harian terbesar pasar sejak Oktober 2025 ketika aliran masuk harian sempat menembus angka ,2 miliar. Katalis masif dari bursa Wall Street ini langsung memicu reli penguatan pasar kripto global, di mana harga Bitcoin (BTC) sempat melesat menembus level psikologis 7.200 per koin sebelum mengalami konsolidasi sehat di kisaran area 5.400.
Dominasi Raksasa Wall Street Memacu Likuiditas Pasar
Kucuran likuiditas segar ke pasar instrumen derivatif dan spot ini dipimpin langsung oleh raksasa manajer investasi BlackRock melalui produk iShares Bitcoin Trust (IBIT). Instrumen milik BlackRock membukukan aliran modal masuk bersih harian terbesar dengan angka mencapai 81 juta, membuktikan tingginya kepercayaan investor institusi terhadap stabilitas pasar jangka panjang.
Posisi kedua ditempati oleh ARK 21Shares Bitcoin ETF (ARKB) yang berhasil mengantongi akumulasi modal baru sebesar 89 juta, disusul ketat oleh Wise Origin Bitcoin Fund (FBTC) besutan Fidelity yang meraup modal segar senilai 39 juta menurut data transaksi Farside Investors. Di samping instrumen Bitcoin, ETF Ethereum spot juga mengalami tren akumulasi positif dengan mencatat rekor inflow tertinggi tahun ini sebesar 70 juta, menandakan pemulihan selera risiko pasar aset digital secara menyeluruh.
Analisis On-Chain dan Konfirmasi Awal Siklus Bull Market
Peningkatan tajam aliran dana institusi ini bertepatan dengan sinyal teknikal on-chain yang sangat positif bagi lintasan harga Bitcoin. Head of Research CryptoQuant, Julio Moreno, mengungkapkan bahwa harga pasar Bitcoin kini telah resmi bertengger di atas garis moving average 365 hari (365-day MA), yang secara historis menjadi konfirmasi teknis terkuat dimulainya siklus bull market baru.
Para analis pasar modal menilai lonjakan inflow mendekati miliar dalam kurun waktu satu hari perdagangan ini mencerminkan rotasi aset dari instrumen tradisional menuju aset lindung nilai digital. Walaupun total aliran bersih kumulatif ETF Bitcoin sepanjang 2026 sempat mengalami fase defisit, percepatan akumulasi institusi berskala raksasa ini diyakini akan mengikis pasokan likuid di pasar spot dan memberikan dorongan bullish berkelanjutan menuju target level resistensi berikutnya.



