Kerugian akibat rug pull di pasar kripto mencapai US$3,4 miliar pada 2024, naik 22% dari tahun sebelumnya. Data DappRadar menunjukkan tren yang mengkhawatirkan: meski jumlah insiden menurun 66% di awal 2025, nilai kerugian justru melonjak drastis hingga hampir US$6 miliar.
Sebanyak 75% proyek dengan smart contract tanpa audit teridentifikasi sebagai rug pull. Binance Smart Chain (BSC) menjadi jaringan dengan kasus tertinggi, mencakup 71% dari total insiden. Ethereum berada di posisi kedua dengan 19%.
Kenali Tanda-Tanda Proyek Berisiko
Tim pengembang anonim merupakan indikator utama potensi rug pull. Proyek legitim umumnya menampilkan profil tim yang dapat diverifikasi melalui platform profesional seperti LinkedIn. Rekam jejak pengembang di komunitas kripto menjadi pertimbangan krusial sebelum berinvestasi.
Likuiditas yang tidak terkunci menjadi celah bagi pengembang nakal untuk menarik dana sewaktu-waktu. Investor perlu memverifikasi status penguncian likuiditas melalui layanan seperti Unicrypt atau Team Finance. Periode penguncian yang ideal berkisar antara tiga hingga lima tahun sejak peluncuran token.
Verifikasi Smart Contract
Audit smart contract oleh pihak ketiga independen seperti CertiK atau Cyberscope menjadi standar keamanan minimum. Proyek tanpa audit berpotensi menyimpan fungsi tersembunyi yang memungkinkan pengembang menguras dana investor.
Beberapa fungsi berbahaya yang perlu diwaspadai meliputi mint authority yang memungkinkan pencetakan token baru tanpa batas, freeze authority yang dapat memblokir transaksi holder, serta honeypot yang mencegah investor menjual token.
Tools seperti GeckoTerminal menyediakan fitur pengecekan otomatis untuk mendeteksi indikator risiko pada token baru.
Waspadai Taktik Manipulasi
Promosi agresif melalui media sosial mendorong 80% lalu lintas investor ke proyek rug pull. Platform Telegram, Twitter, dan Discord menjadi saluran utama penyebaran hype berlebihan. Janji imbal hasil tidak realistis dengan APY tiga digit merupakan indikasi kuat skema penipuan.
Lonjakan harga signifikan dalam hitungan jam tanpa fundamental yang jelas patut dicurigai. Pada kasus token LIBRA yang dipromosikan oleh Presiden Argentina Javier Milei pada Februari 2025, harga anjlok 94% setelah postingan dihapus.
Langkah Proteksi Modal
Diversifikasi portofolio dengan alokasi terbatas pada proyek baru mengurangi eksposur risiko. Penggunaan exchange bereputasi yang menerapkan proses verifikasi ketat terhadap listing token memberikan lapisan perlindungan tambahan.
Transaksi kripto bersifat irreversible sehingga pemulihan dana dari rug pull hampir mustahil. Di AS, hampir 150.000 pengaduan terkait penipuan kripto diajukan sepanjang 2024, namun tingkat pemulihan dana tetap rendah.
Riset mendalam sebelum investasi menjadi pertahanan terbaik menghadapi ancaman rug pull yang terus berevolusi mengikuti perkembangan pasar.
