Home/Hyperliquid (HYPE): DEX Perpetual Terkemuka Hadapi Tekanan Token Unlock dan Kompetisi Ketat di 2026
Crypto

Hyperliquid (HYPE): DEX Perpetual Terkemuka Hadapi Tekanan Token Unlock dan Kompetisi Ketat di 2026

Hyperliquid (HYPE): DEX Perpetual Terkemuka Hadapi Tekanan Token Unlock dan Kompetisi Ketat di 2026

Key Takeaways

Hyperliquid, platform perdagangan derivatif terdesentralisasi (DEX) yang menguasai pasar perpetual futures, menghadapi periode krusial di awal 2026 setelah token HYPE mengalami koreksi signifikan dari puncaknya, meski tetap mempertahankan dominasi volume trading.

Performa Harga: Koreksi Tajam dari All-Time High

Harga Hyperliquid saat ini berada di $20,88 USD dengan volume perdagangan 24 jam mencapai $176 juta, menunjukkan aktivitas trading yang masih robust meskipun mengalami penurunan 4,76% dalam 24 jam terakhir.

Token HYPE mencapai all-time high di kisaran $59,30 pada September 2025, namun sejak itu mengalami koreksi brutal hingga 58,8%, turun ke level $24-$25 pada awal Januari 2026. Bahkan dari level $41,50 di Juni 2025, HYPE telah turun sekitar 40,6%, mencerminkan volatilitas tinggi yang khas untuk token exchange berbasis utilitas.

Kapitalisasi pasar HYPE saat ini berada di peringkat #30 di CoinGecko dengan nilai sekitar $6,3 miliar, menandakan posisinya sebagai salah satu token DeFi terbesar meski mengalami tekanan harga.

Dominasi Pasar DEX Perpetual yang Tak Tergoyahkan

Meskipun harga terkoreksi, fundamental platform Hyperliquid tetap kuat. Hyperliquid mendominasi pasar DEX perpetual dengan $6,23 miliar volume harian dan $8,3 miliar open interest—lebih dari tiga kali lipat kompetitor terdekatnya.

Platform ini mengoperasikan blockchain Layer-1 khusus dengan mekanisme konsensus HyperBFT yang memungkinkan transaksi cepat tanpa biaya gas, menjadikannya alternatif terdesentralisasi untuk exchange terpusat seperti Binance dan Bybit. Sepanjang 2025, Hyperliquid menghasilkan total revenue $844 juta dengan menarik lebih dari 609.700 pengguna baru dan volume kumulatif $2,95 triliun.

Bitcoin, Ethereum, dan Solana menjadi aset paling aktif diperdagangkan, sementara platform juga memperluas penawaran ke ekuitas global seperti saham Apple, Tesla, dan Google dalam bentuk perpetual futures.

Token Unlock Januari: Katalis Volatilitas

Salah satu faktor utama tekanan harga adalah token unlock sebesar 12,46 juta HYPE senilai mendekati $320 juta pada 6 Januari 2026 untuk alokasi tim inti. Unlock ini merupakan bagian dari jadwal vesting 24 bulan yang dimulai Januari 2026, dengan rilis bulanan sekitar 1,2 juta token setiap tanggal 6.

Menariknya, dari unlock November 2025 sebesar 1,75 juta HYPE ($60,4 juta), hanya 23,4% yang dijual OTC, sementara 40% di-restake dan 35% tetap dipegang, menunjukkan kepercayaan tim terhadap prospek jangka panjang.

Namun dengan potensi tekanan jual $598 juta dari unlock versus $2,1 miliar pembelian kembali yang dimodelkan dari fee, keseimbangan supply-demand menjadi perhatian krusial investor.

HyperEVM dan Ekspansi Ekosistem DeFi

HyperEVM mainnet diluncurkan pada Januari 2026, memungkinkan komposabilitas dengan L1 Hyperliquid. Upgrade mendatang akan mengaktifkan transfer ERC20 dan precompile, memperluas fungsionalitas smart contract untuk aplikasi DeFi.

Integrasi dengan Circle untuk native USDC melalui Cross-Chain Transfer Protocol (CCTP) memperkuat posisi Hyperliquid sebagai venue institusional. Namun visibilitas tinggi ini juga meningkatkan ekspektasi compliance dan governance maturity di tengah iklim regulasi yang ketat.

Prediksi Harga dan Outlook 2026

Analis memberikan proyeksi beragam untuk HYPE di 2026. Menurut prediksi CoinCodex, HYPE diperkirakan turun 25,05% mencapai $19,08 pada Februari 2026 dengan sentimen bearish, sementara Fear & Greed Index netral di level 49.

Namun proyeksi jangka menengah lebih optimis. Harga HYPE untuk 2026 diproyeksikan berkisar antara $25-$90 dengan rata-rata mendekati $60 jika adopsi dan volume trading terus meningkat. Proyeksi jangka panjang menunjukkan HYPE bisa mencapai rata-rata $125 pada 2030 dengan potensi maksimal $185.

Analisis teknikal menunjukkan pola falling wedge di Q4 2025 dengan support kuat di zona $22-$24. Breakout di atas resistensi $32,50 dapat memicu rally menuju $40-$42 pada akhir Januari, memperkuat sentimen bullish jangka pendek.

Risiko Kompetisi dan Regulasi

Meski mendominasi, Hyperliquid menghadapi kompetisi intensif. Platform berbasis Binance seperti Aster dan Lighter mulai mengambil market share dengan TVL Aster mencapai $1,78 miliar dan volume $793 juta/24 jam, bersaing langsung dengan Hyperliquid melalui biaya lebih rendah dan dukungan multi-chain.

Risiko regulasi juga meningkat karena akses perpetual tanpa KYC/geo-restriction yang signifikan dapat menarik perhatian regulator, terutama di yurisdiksi dengan framework seperti MiFID II di Uni Eropa.

Akumulasi Whale dan Program Buyback

Data on-chain menunjukkan aktivitas akumulasi whale yang menarik. Whale telah membeli lebih dari $21,5 juta HYPE selama penurunan harga, mengisyaratkan undervaluation dan kepercayaan jangka panjang.

Program buyback token menggunakan 97% dari fee platform menjadi mekanisme penting untuk menyeimbangkan inflasi. Daily buyback menghapus sekitar 21.700 token sementara staking emission menambah 26.700 token, menghasilkan inflasi bersih moderat sebelum memperhitungkan unlock bulanan.

Kesimpulan: High-Risk High-Reward di 2026

Hyperliquid menawarkan proposisi menarik sebagai DEX perpetual dominan dengan fundamental platform solid, namun investor harus mewaspadai volatilitas dari token unlock, kompetisi meningkat, dan risiko regulasi. Dengan pendekatan "no insiders" dan distribusi 76% supply untuk inisiatif user-centric, HYPE tetap menjadi salah satu token exchange paling menarik untuk dipantau di 2026.

Disclaimer

Artikel ini hanya untuk tujuan informasi dan edukasi. Konten yang disajikan tidak dimaksudkan sebagai nasihat keuangan, investasi, atau trading. Setiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi. Selalu lakukan riset mendalam (DYOR - Do Your Own Research) sebelum berinvestasi dalam aset kripto atau digital.

Komentar (0)

Silakan login untuk bergabung dalam diskusi.

Login untuk Komentar