Latar Belakang: Tekanan Industri ke SEC
Industri cryptocurrency menyuarakan keberatan keras terhadap rencana SEC untuk menerapkan pembatasan menyeluruh terhadap exchange-traded products (ETP) novel. Dalam surat resmi yang dikirimkan ke komisi, Grayscale Investments, Andreessen Horowitz (a16z), dan Crypto Council for Innovation (CCI) mendesak regulator untuk mempertahankan kerangka klasifikasi yang sudah ada dan menghindari pengelompokan semua produk ETF novel ke dalam satu kategori yang sama.
Argumen Utama: Hindari Pendekatan One-Size-Fits-All
Argumen utama dari ketiga entitas besar ini adalah bahwa pendekatan "one-size-fits-all" akan menciptakan ketidakpastian regulator yang justru menghambat inovasi dan melindungi investor dengan buruk. Mereka menyarankan rute alternatif yang lebih jelas dan cepat untuk proses review, dengan membedakan antara berbagai jenis aset underlying dan struktur produk yang fundamental berbeda.
Posisi Grayscale: Klasifikasi Existing Sudah Berfungsi
Grayscale, sebagai pengelola Grayscale Bitcoin Trust (GBTC) yang telah berkonversi menjadi ETF spot Bitcoin terbesar, menegaskan bahwa klasifikasi existing telah terbukti berfungsi dengan baik. Perusahaan ini memperingatkan bahwa mengubah aturan main di tengah permainan akan menciptakan kekacauan pasar dan merugikan jutaan investor ritel yang telah mempercayakan dana mereka pada produk-produk yang sudah disetujui.
Dampak Jangka Panjang: Inovasi dan Jurisdiksi
Sementara itu, a16z sebagai venture capital terkemuka di ruang crypto, menekankan bahwa kerangka regulasi yang kaku dan tidak membedakan akan mendorong inovasi keluar dari jurisdicción AS. CCI yang mewakili koalisi perusahaan crypto besar menambahkan bahwa regulator seharusnya fokus pada substansi produk dan risiko sebenarnya, bukan label superficial yang menutupi keragaman teknologi dan ekonomi di balik setiap ETP.
Langkah Selanjutnya: Jalan Hukum dan Legislatif
Permintaan ini datang di tengah tekanan politik yang meningkat pada SEC di bawah kepemimpinan Gary Gensler. Komisi telah menolak atau menunda banyak aplikasi ETF crypto selama bertahun-tahun, dan baru-baru ini disorot karena pendekatan enforcement-heavy yang dianggap banyak pakar hukum sebagai melebihi mandat statutor. Para pengamat hukum menilai surat ini sebagai langkah strategis untuk membangun catatan administratif yang kuat sebelum potensial pengadilan.
Jika SEC mengabaikan masukan ini dan menerapkan larangan blanket, industri berencana untuk mengejar jalan hukum sekaligus lobbying Kongres untuk legislasi yang lebih spesifik. Hasil dari konfrontasi ini akan menentukan arah pasar ETF crypto AS untuk tahun-tahun mendatang, dengan implikasi global mengingat AS tetap menjadi pasar modal terbesar dunia.



