Pengembang protokol privasi Aztec Labs resmi menghadirkan kembali zk.money, aplikasi dompet digital berbasis zero-knowledge (ZK) di jaringan layer-2 (L2) Ethereum, pada Selasa (29/9/2026). Peluncuran ulang ini mengembalikan fasilitas transaksi privat yang sempat dihentikan pada 2024 silam, memberikan alternatif bagi para pengguna yang ingin melindungi riwayat finansial on-chain mereka dari keterbukaan buku besar publik Ethereum tanpa mengorbankan kendali mandiri (self-custodial).
Arsitektur Privasi zk.money dan Mekanisme Konversi Stablecoin DAI
zk.money beroperasi dengan memindahkan alur transaksi pengguna dari mainnet Ethereum ke jaringan terenkripsi Aztec Network. Pada jaringan publik Ethereum standar, setiap transfer dana dapat dilacak secara terbuka oleh publik melalui alamat dompet pengirim, saldo, hingga riwayat transaksi historis. Kondisi transparansi mutlak tersebut sering kali menjadi kendala bagi entitas bisnis yang ingin membayar vendor atau individu yang membutuhkan kerahasiaan keuangan personal. Melalui Aztec Network, seluruh saldo dan nilai transfer disamarkan secara kriptografis menggunakan teknologi zero-knowledge rollup.
Pengguna dapat menyetorkan aset stablecoin berbasis dolar AS seperti DAI, USDC, maupun USDT langsung dari mainnet Ethereum ke dalam sistem zk.money. Seluruh setoran USDC dan USDT akan otomatis dikonversi menjadi DAI saat masuk ke dalam jaringan, menjadikan DAI sebagai satu-satunya mata uang operasional di dalam ekosistem zk.money. Selain itu, pengguna tidak perlu lagi menyalin alamat dompet heksadesimal yang rumit, melainkan dapat menggunakan tautan pembayaran langsung atau nama yang mudah dibaca seperti format username khusus di jaringan Aztec.
Chief Executive Officer Aztec Labs, Joe Andrews, menegaskan bahwa privasi merupakan hak mendasar dalam ekosistem keuangan terdesentralisasi. "Transaksi on-chain antara dua individu seharusnya tidak berarti mempublikasikan seluruh riwayat finansial Anda kepada dunia," ujar Andrews dalam keterangan resminya. Andrews menjelaskan alasan pemilihan DAI sebagai mata uang utama adalah karena posisinya sebagai stablecoin skala besar yang dinilai paling terdesentralisasi di jaringan Ethereum saat ini, kendati pihaknya membuka peluang penambahan aset kripto lain pada masa mendatang.
Batasan Nominal Transaksi dan Mekanisme Keamanan Jaringan
Untuk mengantisipasi risiko keamanan pada fase awal peluncuran, Aztec Labs menerapkan sejumlah batasan operasional yang sangat ketat pada smart contract zk.money. Setiap transaksi individu, baik setoran (deposit), pengiriman dana internal, maupun penarikan kembali (withdrawal) ke mainnet Ethereum, dibatasi dengan nilai maksimal 2.500 dolar AS (sekitar Rp40,5 juta). Selain batasan per transaksi, sistem ini juga menetapkan kuota setoran harian kumulatif bagi seluruh pengguna secara gabungan sebesar 50.000 dolar AS yang akan terisi kembali secara berkala seiring berjalannya waktu.
Struktur biaya dirancang sangat kompetitif untuk memfasilitasi transaksi bernilai mikro hingga menengah. Biaya setoran dipatok sebesar 35 sen dolar AS ditambah biaya gas standar jaringan Ethereum, sedangkan biaya penarikan hanya dikenakan tarif 20 sen dolar AS. Di dalam jaringan zk.money sendiri, para pengguna memperoleh fasilitas hingga 100 transaksi bersponsor tanpa biaya jaringan setiap harinya, selama kontrak subsidi protokol memiliki likuiditas gas yang mencukupi untuk menutupi biaya konsensus jaringan.
Dari segi kepatuhan regulasi dan pencegahan tindak kejahatan finansial, zk.money menyaring alamat dompet Ethereum yang berinteraksi dengan kontrak pintar mereka terhadap daftar sanksi internasional yang berlaku. Kendati demikian, Aztec Labs menegaskan bahwa arsitektur dompet ini sepenuhnya bersifat non-kustodian (self-custodial). Server khusus yang bertindak sebagai penandatangan bersama (co-signer) hanya memverifikasi validitas operasional tanpa memiliki kewenangan atau kemampuan teknis untuk menyita, membelanjakan, maupun membekukan saldo milik pengguna secara sepihak.
Rekam Jejak 75 Ribu Dompet dan Peta Jalan Privasi Ethereum 2027
Versi perdana zk.money pertama kali diperkenalkan ke publik pada tahun 2021 dan mencatat pertumbuhan signifikan dengan melayani lebih dari 75.000 dompet serta memproses volume transaksi kumulatif melampaui 100 juta dolar AS sebelum akhirnya dinonaktifkan pada 2024 untuk perombakan infrastruktur menyeluruh. Peluncuran kembali ini menandai babak baru bagi ekosistem Aztec yang saat ini masih berstatus Alpha, di mana sistem pendeteksi bernama Oxide dikerahkan secara paralel untuk memitigasi potensi gangguan perangkat lunak sebelum jaringan utama beroperasi penuh.
Kehadiran kembali zk.money juga menjadi momentum penting di tengah persiapan ekosistem pengembang Ethereum global yang tengah merancang peningkatan protokol terencana bernama Hegotá pada tahun 2027 mendatang. Proposal peningkatan Hegotá dirancang untuk memungkinkan aplikasi berbasis privasi memproses persetujuan transaksi dan membebankan biaya gas langsung di level protokol tanpa ketergantungan berlebih pada pihak ketiga. Keberhasilan implementasi zk.money di lapisan kedua diharapkan dapat menjadi cetak biru implementasi teknologi zero-knowledge yang tangguh, aman, dan patuh terhadap standar industri Web3 modern.
Sumber: CoinDesk



