Para pemegang saham Armada Acquisition Corp. II resmi menyetujui proposal merger dengan Evernorth, perusahaan treasury aset digital yang didukung ekosistem Ripple. Keputusan yang disahkan dalam pemungutan suara pada akhir September 2026 ini membuka jalan bagi Evernorth untuk melantai di bursa Nasdaq dengan mengelola cadangan aset sekitar 473 juta XRP senilai $1 miliar atau setara Rp15,5 triliun. Langkah ini menandai tonggak sejarah baru dalam integrasi pasar modal tradisional dengan aset kripto, di mana entitas treasury XRP publik berskala institusional pertama bersiap memulai perdagangan reguler di Wall Street.
Restu Pemegang Saham Armada dan Target Listing Nasdaq
Persetujuan merger ini meloloskan hambatan regulasi dan korporasi terbesar Evernorth dalam rencananya menghadirkan kendaraan investasi berbasis cadangan aset digital. Sebanyak 94% suara pemegang saham Armada dilaporkan memberikan suara setuju untuk menuntaskan kombinasi bisnis dengan entitas pengelola treasury XRP tersebut.
Berdasarkan jadwal pembaruan transaksi, saham entitas gabungan hasil merger ini diproyeksikan mulai diperdagangkan secara resmi di bursa efek Nasdaq pada 8 Oktober 2026 mendatang. Entitas publik baru ini akan menggunakan ticker saham "XRPN", memberikan akses langsung bagi investor pasar modal institusional maupun ritel AS untuk berpartisipasi dalam eksposur kinerja aset XRP melalui instrumen sekuritas yang terdaftar di pasar saham resmi.
Struktur Valuasi $1 Miliar dan Kepemilikan 473 Juta Token XRP
Dalam ketentuan kesepakatan restrukturisasi modal, Evernorth dirancang untuk mengunci portofolio awal berupa 473 juta koin XRP ke dalam neraca keuangannya. Pada valuasi transaksi mendekati $1 miliar, strategi ini menempatkan Evernorth sebagai salah satu pemegang korporasi XRP terbesar di dunia di luar Ripple Labs sendiri.
Skema akumulasi neraca ini mengadopsi model treasury korporasi aset tunggal yang sebelumnya dipopulerkan oleh MicroStrategy pada Bitcoin, namun kini disesuaikan secara khusus bagi ekosistem XRP Ledger. Analis pasar menilai struktur ini menawarkan mekanisme penyimpanan dan penyerapan likuiditas token dari peredaran sekunder ke dalam kustodian institusional jangka panjang yang tunduk pada kewajiban pelaporan berkala komisi sekuritas.
Reaksi Harga XRP dan Dampak Likuiditas Pasar Kripto
Kabar persetujuan voting langsung direspons positif oleh pasar kripto, di mana harga token XRP rebound menguat ke kisaran $1,51 per koin setelah sempat tertekan di bawah $1,47 menjelang pengumuman. Volume perdagangan harian tercatat mengalami lonjakan tajam seiring akumulasi posisi beli dari para pelaku pasar yang mengantisipasi efek likuiditas pasca-debut di bursa saham.
Kehadiran ticker XRPN di Nasdaq diprediksi memperluas kanal masuk modal tradisional ke dalam ekosistem XRP tanpa harus menghadapi kendala kustodi mandiri atau ketidakpastian regulasi kepemilikan langsung. Selain memperkuat legitimasi institusional XRP pasca-berbagai kejelasan hukum di Amerika Serikat, langkah Evernorth berpotensi memicu gelombang perusahaan publik baru yang mengadopsi token Layer-1 terkemuka sebagai cadangan devisa korporasi mereka.
Sumber: The Block



