Keamanan

THORChain Tolak Permintaan Bitget Blokir Transaksi Hacker $6 Juta

THORChain Tolak Permintaan Bitget Blokir Transaksi Hacker $6 Juta

Key Takeaways

THORChain menolak permintaan Bitget untuk memblokir dompet hacker peretas $388 juta. Pelaku sukses menukar 2.390 ETH senilai $6 juta menjadi 75,2 Bitcoin.

Protokol likuiditas lintas rantai terdesentralisasi THORChain secara resmi menolak permintaan bursa kripto Bitget untuk memblokir alamat dompet yang terkait dengan insiden peretasan senilai $388 juta. Penolakan ini mencuat setelah data on-chain mengonfirmasi bahwa peretas berhasil mengeksekusi 27 transaksi penukaran terdesentralisasi, mengonversi sekitar 2.390 Ethereum (ETH) senilai $6 juta menjadi 75,2 native Bitcoin (BTC). Sikap tegas komunitas validator THORChain menegaskan kembali prinsip resistensi sensor dalam ekosistem keuangan terdesentralisasi (DeFi), meskipun berhadapan dengan tekanan langsung dari bursa sentral yang tengah berupaya memulihkan kerugian masif para penggunanya.

Kronologi Penukaran 2.390 ETH Menjadi Bitcoin di THORChain

Investigasi on-chain mencatat aktivitas intensif dari alamat dompet yang terafiliasi dengan eksploitasi sistem Bitget pada Senin (28/9/2026). Pelaku memecah saldo Ethereum curian ke dalam beberapa transaksi swap berurutan melalui liquidity pool THORChain guna menghindari deteksi likuiditas mendadak. Sebanyak 27 transaksi berhasil diselesaikan tanpa hambatan teknis di jaringan, mengubah 2.390 ETH menjadi 75,2 BTC yang kemudian langsung dialihkan ke sejumlah alamat Bitcoin non-kustodian baru.

Strategi konversi aset dari jaringan Ethereum ke native Bitcoin merupakan pola laundering klasik yang sering digunakan oleh peretas berskala besar untuk memutus rantai pelacakan otomatis oleh firma analitik blockchain. Dengan menukar token ERC-20 menjadi koin native pada rantai blok berbeda tanpa keterlibatan pihak kustodian tersentralisasi, peretas mempersulit upaya pembekuan darurat yang biasanya dapat diajukan bursa kepada entitas penerbit token pintar.

Penolakan Sensor Protokol dan Dilema Desentralisasi THORChain

Menanggapi pergerakan dana tersebut, pihak manajemen Bitget secara resmi mendesak pengembang dan operator node THORChain untuk segera menghentikan layanan bagi seluruh alamat dompet yang masuk dalam daftar hitam peretasan $388 juta. Namun, perwakilan node validator THORChain menolak permintaan intervensi manual tersebut dengan alasan bahwa protokol dirancang sepenuhnya tanpa izin (permissionless) dan tidak memiliki otoritas terpusat yang berhak membekukan aset pengguna mana pun secara sepihak.

Sikap THORChain ini menciptakan kontras yang sangat tajam jika dibandingkan dengan tindakan penerbit stablecoin terpusat seperti Tether dan Circle. Pada hari-hari sebelumnya, kedua korporasi penerbit USDT dan USDC tersebut secara proaktif membekukan puluhan juta dolar saldo pada dompet pelaku atas permintaan penegak hukum dan Bitget. Perbedaan pendekatan ini kembali memantik perdebatan sengit di industri kripto mengenai batas etika antara prinsip desentralisasi murni melawan tanggung jawab pencegahan kejahatan finansial lintas platform.

Dampak Penelusuran Aset dan Upaya Pemulihan Bitget

Penolakan dari pihak THORChain menjadi pukulan tambahan bagi tim keamanan siber Bitget yang terus berpacu dengan waktu dalam membendung pencucian aset curian. Meskipun bursa telah mengumumkan dimulainya kembali pembukaan penarikan dana secara bertahap bagi para pengguna pasca penambalan celah keamanan, pemulihan aset yang telah dikonversi menjadi Bitcoin native menghadapi rintangan hukum dan teknis yang jauh lebih rumit.

Para pengamat kepatuhan regulasi memperkirakan insiden pemanfaatan protokol cross-chain oleh peretas Bitget ini akan mempercepat pengawasan regulator global terhadap platform DeFi yang tidak menerapkan prosedur Anti-Money Laundering (AML) dan Know Your Customer (KYC). Bitget sendiri menyatakan akan terus bekerja sama dengan aparat penegak hukum internasional serta firma intelijen Web3 untuk memantau alamat tujuan Bitcoin baru milik peretas dan berupaya menyita aset tersebut begitu menyentuh bursa terpusat lainnya.

Sumber: CoinDesk

Disclaimer

Artikel ini hanya untuk tujuan informasi dan edukasi. Konten yang disajikan tidak dimaksudkan sebagai nasihat keuangan, investasi, atau trading. Setiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi. Selalu lakukan riset mendalam (DYOR - Do Your Own Research) sebelum berinvestasi dalam aset kripto atau digital.

Komentar (0)

Silakan login untuk bergabung dalam diskusi.

Login untuk Komentar