Teknologi & Development

StarkWare Uji Transaksi Bitcoin Tahan Kuantum di Mainnet, Pertama dalam Sejarah

StarkWare Uji Transaksi Bitcoin Tahan Kuantum di Mainnet, Pertama dalam Sejarah

Key Takeaways

Peneliti StarkWare sukses mengeksekusi transaksi Bitcoin tahan kuantum pertama di mainnet menggunakan skema Quantum Safe Bitcoin tanpa fork protokol.

StarkWare baru saja mencatat tonggak sejarah dalam keamanan Bitcoin dengan sukses mengeksekusi transaksi tahan kuantum pertama di jaringan mainnet. Eksperimen ini dipimpin oleh peneliti Avihu Levy yang menggunakan skema Quantum Safe Bitcoin (QSB) untuk melindungi output 10.000 satoshi dari ancaman komputasi kuantum masa depan.

Transaksi dikonfirmasi pada hari Rabu di blok Bitcoin 964.199 dan ditambang oleh MARA Pool melalui layanan Slipstream-nya. Berbeda dengan transaksi standar, transaksi QSB diklasifikasikan sebagai non-standar di bawah kebijakan relay default Bitcoin Core, sehingga tidak akan disebarkan oleh node biasa sebelum konfirmasi. Pengiriman langsung melalui Slipstream MARA menjadi satu-satunya jalur untuk memasukkannya ke mempool.

Latar Belakang & Konteks

Ancaman komputasi kuantum terhadap kriptografi kurva eliptik Bitcoin telah lama menjadi perhatian para peneliti. Pada bulan Maret, peneliti Google memperkirakan komputer kuantum yang cukup canggih dapat mendrive kunci privat Bitcoin dalam sembilan hingga dua belas menit setelah kunci publik terlihat. Jendela waktu ini memungkinkan penyerang menggantikan transaksi yang tertunda selama periode konfirmasi Bitcoin.

Meresi temuan tersebut, Levy memperkenalkan proposal QSB pada April lalu. Ia memperkirakan biaya komputasi GPU untuk menghasilkan satu transaksi QSB berkisar antara 75 hingga 150 dolar AS. Skema ini dirancang sebagai langkah darurat terakhir, bukan pengganti perlindungan level protokol yang lebih komprehensif.

Detail & Fakta Utama

Transaksi yang dieksekusi StarkWare mengkonsumsi biaya sekitar 150 hingga 200 dolar AS dan memerlukan jam-jam komputasi. Skema QSB menggabungkan tanda tangan sekali pakai berbasis hash dengan pencarian komputasional yang mengikat otorisasi ke transaksi spesifik. Konstruksi ini mencegah pemalsuan bahkan jika komputer kuantum berhasil memecah kriptografi kurva eliptik yang digunakan Bitcoin saat ini.

CEO StarkWare, Eli Ben-Sasson, menegaskan bahwa meskipun QSB berfungsi sebagai safety net, soft fork level protokol tetap diperlukan. "Soft fork harus terjadi, dan saya percaya itu akan terjadi," kata Ben-Sasson. QSB memberikan lapisan perlindungan sementara selama pengembangan solusi permanen berlangsung.

Saati ini, pengembang Bitcoin secara terpisah mengevaluasi berbagai proposal termasuk BIP-360. Proposal ini bertujuang memperkenalkan tipe output Pay-to-Merkle-Root sambil menghapus key-path spend Taproot yang rentan terhadap kuantum. Pendekatan level protokol ini diharapkan memberikan solusi yang lebih efisien dan terintegrasi dibanding pendekatan per-transaksi seperti QSB.

Dampak & Analisis

Suksesnya demonstrasi on-chain ini membuktikan bahwa aturan konsensus Bitcoin saat ini sudah dapat mengakomodasi bentuk pengeluaran tahan-kuantum tanpa memerlukan perubahan protokol. Hal ini mengurangi risiko eksistensial jangka panjang dan memberikan bukti konkret bahwa Bitcoin bisa beradaptasi terhadap ancaman kuantum.

Namun, keterbatasan praktis QSB masih signifikan. Biaya ratusan dolar dan waktu komputasi berjam-jam per transaksi membuatnya tidak layak untuk penggunaan sehari-hari. Status non-standar transaksi juga membutuhkan kerja sama dengan penambang khusus seperti MARA Pool. Oleh karena itu, QSB diposisikan sebagai cadangan darurat untuk kasus-kasus nilai tinggi, bukan solusi massal.

Penutup

Eksperimen StarkWare menandai langkah penting dari teori ke praktik dalam mempersiapkan Bitcoin untuk era pasca-kuantum. Meskipun soft fork seperti BIP-360 tetap menjadi solusi jangka panjang yang diharapkan, adanya opsi level-aplikasi seperti QSB memberikan kepercayaan tambahan bagi pemegang aset Bitcoin nilai tinggi. Komunitas Bitcoin kini memiliki bukti nyata bahwa jaringan dapat berkembang menghadapi ancaman teknologi masa depan tanpa mengorbankan prinsip desentralisasi dan keamanan.

Sumber: Cointelegraph, StarkWare, GitHub Quantum-Safe-Bitcoin-Transactions

Disclaimer

Artikel ini hanya untuk tujuan informasi dan edukasi. Konten yang disajikan tidak dimaksudkan sebagai nasihat keuangan, investasi, atau trading. Setiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi. Selalu lakukan riset mendalam (DYOR - Do Your Own Research) sebelum berinvestasi dalam aset kripto atau digital.

Komentar (0)

Silakan login untuk bergabung dalam diskusi.

Login untuk Komentar