altcoin

SkyAI Jual 1 Juta SOL Demi Danai Buyback Saham $201 Juta

SkyAI Jual 1 Juta SOL Demi Danai Buyback Saham $201 Juta

Key Takeaways

SkyAI melepas 1 juta SOL dari cadangan kas kriptonya untuk mendanai aksi buyback saham $201 juta serta menolak tawaran akuisisi dari Forward Industries.

Perusahaan teknologi publik SkyAI (Nasdaq: SKYA) mengumumkan langkah drastis dengan menjual sekitar 1 juta koin Solana (SOL), atau setara 50% dari total cadangan perbendaharaan kriptonya, pada Senin (12/10/2026). Penjualan masif ini dilakukan untuk menghimpun likuiditas tunai guna mendanai penawaran tender pembelian kembali (share buyback) senilai hingga $201 juta. Aksi korporasi ini sekaligus menjadi strategi defensif SkyAI dalam menolak mentah-mentah proposal akuisisi non-mengikat yang diajukan oleh Forward Industries. Langkah ini mencerminkan dinamika volatilitas pengelolaan neraca keuangan korporasi yang berbasis aset digital dalam menghadapi tekanan pasar dan manuver pengambilalihan.

Rencana Tender Tunai $201 Juta dan Penolakan Akuisisi

Dalam keterbukaan informasi resminya, dewan direksi SkyAI mengonfirmasi rencana penawaran tender tunai sebesar $3 per lembar saham atau waran yang memenuhi syarat. Program pembelian kembali ini menargetkan hingga 46,37 juta lembar saham biasa, atau mencakup 95% dari total saham yang beredar, serta 20,72 juta waran yang mencakup waran berbasis kripto dan penasihat strategis. Nilai penawaran $3 tersebut mencerminkan premi sebesar 65% dibandingkan harga penutupan saham SKYA pada 9 Oktober dan lebih dari dua kali lipat rata-rata harga tertimbang volume (VWAP) selama 60 hari perdagangan terakhir.

Pada saat yang sama, dewan direksi SkyAI dengan suara bulat menolak tawaran akuisisi terbaru dari Forward Industries yang menawarkan rasio pertukaran 0,306 saham Forward untuk setiap saham SkyAI. Manajemen SkyAI menegaskan bahwa proposal tersebut secara signifikan meremehkan nilai intrinsik perusahaan dan tidak memberikan keuntungan terbaik bagi para pemegang saham. SkyAI menjadwalkan peluncuran resmi penawaran tender ini pada 15 Oktober 2026 dengan batas waktu transaksi selama 10 hari kerja setelah berkas resmi diajukan ke Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC).

Data On-Chain dan Likuidasi Aset Kripto di Bursa

Sebelum pengumuman resmi diterbitkan, data pelacak on-chain telah mendeteksi pergerakan masif token SOL dari dompet perbendaharaan SkyAI. Analis blockchain Ember melaporkan bahwa dompet yang terafiliasi dengan SkyAI telah memindahkan total sekitar 1,25 juta SOL senilai lebih dari $138 juta ke berbagai bursa terpusat seperti Coinbase Prime dan penyedia kustodi BitGo dalam rentang lima hari terakhir. Transaksi terbaru tercatat pada Senin pagi berupa transfer 211.623 SOL langsung ke platform perdagangan institusional.

Platform analitik Lookonchain mencatat bahwa SkyAI sebelumnya mengumpulkan lebih dari 2 juta SOL dengan harga pembelian rata-rata sekitar $194 per token. Mengingat harga pasar Solana saat ini bergerak di kisaran $110 hingga $115, penjualan 1 juta SOL tersebut diperkirakan merealisasikan kerugian modal (capital loss) sekitar $46 juta. Meski demikian, manajemen SkyAI menyatakan bahwa kombinasi saldo kas yang tersedia dan likuidasi cadangan aset digital masih lebih dari cukup untuk memenuhi kewajiban buyback $201 juta tanpa perlu menambah utang baru.

Implikasi Pasar dan Syarat Ketat Stabilitas Harga Solana

Pelaksanaan penawaran tender tunai SkyAI tidak terlepas dari sejumlah syarat ketat yang berpotensi memengaruhi pasar Solana. Manajemen menetapkan bahwa aksi korporasi ini hanya akan diproses jika minimal 50% dari setiap kelas efek yang memenuhi syarat ditenderkan oleh investor. Selain itu, terdapat klausul krusial yang mewajibkan harga penutupan SOL tetap berada di atas ambang batas $100 per koin di pasar spot selama seluruh periode penawaran berlangsung.

Klausul harga minimum tersebut menjadi sorotan tajam para pelaku pasar karena kegagalan mempertahankan level $100 dapat membatalkan seluruh transaksi restrukturisasi modal perusahaan. Di sisi lain, likuidasi separuh cadangan SOL oleh entitas korporasi publik seperti SkyAI menjadi preseden penting bagi evaluasi model treasury berbasis altcoin di Wall Street. Keputusan untuk memprioritaskan likuiditas tunai di atas kepemilikan aset kripto membuktikan bahwa risiko volatilitas harga dan perebutan kendali kepemilikan saham tetap menjadi tantangan nyata bagi perusahaan yang mengadopsi strategi perbendaharaan kripto.

Sumber: TokenPost

Disclaimer

Artikel ini hanya untuk tujuan informasi dan edukasi. Konten yang disajikan tidak dimaksudkan sebagai nasihat keuangan, investasi, atau trading. Setiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi. Selalu lakukan riset mendalam (DYOR - Do Your Own Research) sebelum berinvestasi dalam aset kripto atau digital.

Komentar (0)

Silakan login untuk bergabung dalam diskusi.

Login untuk Komentar