Keamanan

Peretas Bitget Samarkan $4 Juta ke Pool Privat Zcash Ironwood

Peretas Bitget Samarkan $4 Juta ke Pool Privat Zcash Ironwood

Key Takeaways

Peretas bursa kripto Bitget memindahkan 2.746 ZEC senilai $3,9 juta ke pool privat Ironwood Zcash demi memutus jejak investigasi aparat penegak hukum.

Dompet digital yang teridentifikasi terkait langsung dengan aksi pembobolan bursa kripto Bitget senilai $387,5 juta kembali menunjukkan pergerakan mencurigakan pada Rabu (30/9/2026). Pihak penyerang terpantau mentransfer aset Zcash (ZEC) senilai $3,9 juta atau sekitar Rp61 miliar ke dalam sistem pembayaran terlindung milik jaringan Zcash. Langkah ini dipandang oleh para pengamat industri sebagai manuver taktis pelaku kejahatan siber untuk menyamarkan jejak aliran dana curian serta memutus jejak audit forensik on-chain, di saat manajemen bursa Bitget tengah berupaya keras memulihkan cadangan modal dan melacak aset para nasabah.

Transfer Bertahap Masuk ke Kolam Terlindung Ironwood

Berdasarkan hasil investigasi data transaksi pada buku besar terdistribusi, tercatat sebanyak 2.746 ZEC dialirkan secara bertahap ke dalam Ironwood. Kolam terlindung (shielded pool) Ironwood merupakan arsitektur privasi generasi termutakhir yang dirilis oleh pengembang ekosistem Zcash guna memberikan lapisan kerahasiaan transaksi tingkat tinggi. Seluruh aliran dana tersebut dieksekusi dalam tiga transaksi terpisah yang berlangsung cepat pada rentang waktu antara pukul 08.15 hingga 08.46 UTC.

Protokol Zcash sendiri mengoperasikan dua mekanisme transaksi yang berjalan berdampingan, yaitu transaksi transparan terbuka dan transaksi terlindung privat. Saat koin memasuki pintu masuk Ironwood, publik dan analis blockchain memang masih dapat mendeteksi nominal koin yang disetorkan. Akan tetapi, begitu transaksi berpindah di dalam kolam terlindung, teknologi zero-knowledge cryptography secara otomatis menyembunyikan identitas alamat pengirim, alamat penerima, serta nilai saldo perpindahan secara penuh. Kondisi ini membuat upaya identifikasi pihak pengendali dompet menjadi terputus dari pengawasan publik.

Pola Pencucian Dana dan Kompleksitas Forensik On-Chain

Para peneliti keamanan siber mengungkapkan bahwa setoran sebesar 2.746 ZEC tersebut merepresentasikan sekitar 15 persen dari total aset Zcash yang berhasil dirampas pelaku dari hot wallet Bitget. Apabila di kemudian hari peretas memutuskan untuk mengeluarkan saldo tersebut kembali ke alamat transparan publik demi likuidasi ke fiat, nominal dana keluar akan kembali muncul ke permukaan. Kendati demikian, buku besar Zcash tidak menyediakan riwayat tautan kriptografis langsung yang mengaitkan alamat setoran awal dengan alamat penarikan akhir.

Situasi tersebut memaksa para investigator kepolisian dan auditor forensik hanya bertumpu pada analisis metadata eksternal, seperti kecocokan nominal, korelasi stempel waktu, dan pola frekuensi transaksi. Pola pemanfaatan koin privasi ini menandai babak baru strategi pencucian uang peretas Bitget. Sebelumnya, penyerang memanfaatkan jembatan protokol likuiditas lintas rantai THORChain untuk mengonversi aset Ether (ETH) senilai $6,3 juta menjadi Bitcoin (BTC). Namun, karena rute THORChain tetap meninggalkan jejak alamat publik yang gamblang di kedua blockchain, peretas kini beralih memakai privasi zero-knowledge.

Mitigasi Keamanan Bitget dan Dampak Regulasi Koin Privasi

Eskalasi pencucian dana ini terjadi ketika manajemen bursa Bitget berjuang menstabilkan kepercayaan pasar dan memulihkan arus penarikan pengguna. Pasca-insiden peretasan senilai $387,5 juta pada pekan sebelumnya, nasabah sempat melakukan penarikan masif hingga lebih dari 4.000 BTC dalam hitungan jam. Tim teknis Bitget dilaporkan telah menambal kerentanan integrasi antarmuka pada vendor pihak ketiga yang menjadi pintu masuk peretas, sembari terus berkoordinasi dengan entitas kustodian global untuk memblokir alamat dompet yang masuk daftar hitam.

Manuver perpindahan dana ke kolam privat Zcash ini diprediksi akan kembali memanaskan perdebatan di antara regulator keuangan global terkait keberadaan aset kripto berfitur privasi (privacy coins). Badan pengawas pasar keuangan seperti Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) serta satuan tugas anti-pencucian uang internasional (FATF) berpotensi memperketat regulasi bursa terpusat dalam memproses deposit yang pernah berinteraksi dengan shielded pool, demi mencegah penyalahgunaan instrumen kriptografi sebagai sarana pencucian hasil eksploitasi peretasan.

Sumber: CoinDesk

Disclaimer

Artikel ini hanya untuk tujuan informasi dan edukasi. Konten yang disajikan tidak dimaksudkan sebagai nasihat keuangan, investasi, atau trading. Setiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi. Selalu lakukan riset mendalam (DYOR - Do Your Own Research) sebelum berinvestasi dalam aset kripto atau digital.

Komentar (0)

Silakan login untuk bergabung dalam diskusi.

Login untuk Komentar