Bitcoin

Paus Bitcoin Era 2020 Bangkit, Pindahkan 4.582 BTC Senilai $378 Juta

Paus Bitcoin Era 2020 Bangkit, Pindahkan 4.582 BTC Senilai $378 Juta

Key Takeaways

Dompet paus Bitcoin era crash Maret 2020 memindahkan 4.582 BTC senilai $378 juta ke lima alamat baru setelah dorman empat tahun, memicu sinyal volatilitas.

Sebuah dompet kripto berskala paus (whale) yang telah lama tidak aktif kembali bangkit dan memindahkan kepemilikan 4.582 Bitcoin (BTC) senilai sekitar $377,6 juta atau setara Rp6,2 triliun pada Senin (12/10/2026). Berdasarkan data pelacak on-chain Arkham dan mempool.space, aset bernilai fantastis tersebut dipecah dan dikirimkan ke lima alamat dompet baru yang berbeda. Pergerakan modal masif ini menarik perhatian pelaku pasar kripto global karena dompet tersebut pertama kali mengakumulasi Bitcoin sesaat sebelum kepanikan pasar akibat pandemi Covid-19 meletus pada Maret 2020 silam.

Detail Transaksi On-Chain dan Distribusi Dompet Baru

Data transaksi memverifikasi bahwa dompet pengirim dengan alamat 18VmXvkF4cgLi35RtMiHHDpvMjUCyVpQ9x mentransfer seluruh saldonya dalam satu rangkaian transaksi terkoordinasi. Dari total 4.582 BTC yang dipindahkan, sebanyak empat alamat dompet baru masing-masing menerima alokasi pas sebesar 1.000 BTC. Sementara itu, satu alamat dompet kelima menerima sisa saldo sebesar 582 BTC. Hingga pemantauan transaksi terbaru dilakukan, kelima dompet penerima tersebut belum melakukan pergerakan lanjutan atau mentransfer koin ke bursa terpusat (CEX).

Sebelum transaksi besar ini tereksekusi, dompet paus tersebut tercatat hampir tidak pernah memindahkan aset apa pun selama lebih dari empat tahun terakhir. Satu-satunya riwayat pengeluaran yang pernah tercatat terjadi pada Agustus 2024, di mana pemilik dompet hanya melakukan uji coba transfer kecil sebesar 0,009 BTC ke alamat bc1qmpjs55x326wvnvtwvkwfqqzzlyljk7ffmdw32g, sebelum sisa saldo dikembalikan ke dompet utama. Konsolidasi ke alamat baru ini memicu spekulasi apakah pemilik sedang mempersiapkan rotasi kustodi institusional atau penataan likuiditas sebelum aksi jual.

Akumulasi Sejak Crash Covid-19 dan Lonjakan Cuan 9 Kali Lipat

Rekam jejak transaksi historis menunjukkan bahwa dompet ini pertama kali menerima aliran dana pada 3 Maret 2020 dari alamat 17VX1BEjYVyBMi2vw6nXDrpwMvCSweHZot. Tepat sembilan hari setelah penerimaan tersebut, kepanikan pandemi melanda pasar finansial global dan harga Bitcoin sempat terpuruk drastis lebih dari 40% hingga menyentuh level di bawah $4.000 per koin. Sang pemilik dompet memilih untuk mempertahankan seluruh asetnya melewati turbulensi pasar ekstrem tersebut tanpa melakukan aksi jual panik.

Ketika koin-koin tersebut masuk ke dompet pada awal 2020, total nilai portofolionya diperkirakan hanya sebesar $40,8 juta. Dengan harga Bitcoin yang kini bertengger di kisaran $82.200 per koin, valuasi kepemilikan aset entitas tersebut telah melonjak sembilan kali lipat atau membukukan keuntungan fantastis sekitar 800% hingga 900%. Kemampuan entitas ini bertahan melewati berbagai fase pasar beruang (bear market) dan siklus halving menjadikan pergerakannya sebagai tolok ukur penting bagi sentimen investor jangka panjang.

Indikator CryptoQuant dan Potensi Tekanan Jual Pasar

Aktivasi dompet tua dalam jumlah ribuan koin sering kali dianggap sebagai indikator awal peningkatan volatilitas pasar aset kripto. Data riset CryptoQuant menunjukkan bahwa lonjakan mendadak pada metrik Coin Days Destroyed (CDD) dan pergerakan koin pada kelompok Spent Output Age Bands kerap mendahului koreksi harga atau guncangan likuiditas. Investor memantau metrik ini dengan ketat karena pemindahan koin dari dompet dorman biasanya dilakukan sebelum proses distribusi aset ke meja perdagangan over-the-counter (OTC) atau bursa spot.

Kendati demikian, para analis on-chain mengingatkan bahwa pemindahan dana antar-dompet pribadi belum tentu berakhir dengan penjualan langsung di pasar terbuka. Transaksi semacam ini juga umum dilakukan sebagai bagian dari pembaruan protokol keamanan, pembagian kepemilikan multi-signature, atau penataan kembali cold storage internal pemilik. Meski tujuan akhir transfer belum dapat dipastikan, kehadiran pasokan likuiditas sebesar $377,6 juta di jaringan on-chain menuntut kewaspadaan tinggi dari para pelaku pasar derivatif dan spot Bitcoin saat ini.

Sumber: CoinDesk

Disclaimer

Artikel ini hanya untuk tujuan informasi dan edukasi. Konten yang disajikan tidak dimaksudkan sebagai nasihat keuangan, investasi, atau trading. Setiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi. Selalu lakukan riset mendalam (DYOR - Do Your Own Research) sebelum berinvestasi dalam aset kripto atau digital.

Komentar (0)

Silakan login untuk bergabung dalam diskusi.

Login untuk Komentar