Analisa

Outflow ETF Kripto Capai $549 Juta, Penarikan Ether Dekati $1 Miliar

Outflow ETF Kripto Capai $549 Juta, Penarikan Ether Dekati $1 Miliar

Key Takeaways

Arus keluar ETF spot kripto AS menembus $549 juta pekan lalu dengan penarikan Ether bulanan mendekati $1 miliar akibat aksi ambil untung investor institusi.

Pasar dana kelolaan aset kripto Amerika Serikat kembali mengalami tekanan likuiditas setelah produk exchange-traded fund (ETF) spot Bitcoin dan Ether mencatatkan arus keluar bersih (net outflows) kumulatif sebesar $549 juta sepanjang pekan lalu. Berdasarkan data agregator institusional SoSoValue per Senin, 19 Oktober 2026, penarikan dana investor terbesar melanda ETF spot Ether yang membukukan arus keluar mingguan mencapai $320 juta, memperpanjang tren penarikan selama tiga pekan beruntun. Fenomena likuidasi portofolio institusi ini mendorong total dana yang ditarik dari ETF spot Ether sepanjang Oktober 2026 menembus angka $955 juta atau mendekati $1 miliar, melampaui rekor arus keluar bulanan manapun sepanjang tahun berjalan.

Rincian Outflow Mingguan ETF Spot Bitcoin dan Ether

Tekanan jual pada instrumen ETF kripto teregulasi AS dipicu oleh kombinasi aksi ambil untung investor institusi dan ketidakpastian makroekonomi global. Berdasarkan rincian data SoSoValue, ETF spot Bitcoin membukukan arus keluar bersih mingguan sebesar $229 juta, menandai pekan kedua berturut-turut dana kelolaan BTC ditutup pada zona negatif. Penarikan tersebut melengkapi pelemahan pada pekan sebelumnya, meskipun laju arus keluar mingguan gabungan kedua aset terhitung melambat dibandingkan gelombang likuidasi masif pekan lalu yang sempat menembus $1,22 miliar.

Pada saat yang sama, ETF spot Ether mengalami pelepasan dana yang jauh lebih agresif dengan total penarikan bersih mingguan menyentuh $320 juta. Sepanjang Oktober 2026, arus modal keluar ETF Ether terjadi secara beruntun dengan rincian $138 juta pada pekan yang berakhir 2 Oktober, disusul lonjakan penarikan rekor $542 juta pada pekan yang berakhir 9 Oktober, dan tambahan $320 juta pada pekan yang berakhir 16 Oktober. Penarikan masif ini menghapus sebagian besar arus masuk likuiditas sebesar $690 juta yang sempat dihimpun produk ETF Ether pada akhir September lalu.

ETHA BlackRock Tertekan dan Penarikan ETF Altcoin

Produk unggulan BlackRock, iShares Ethereum Trust (ETHA), menjadi salah satu kontributor utama dalam kontraksi likuiditas produk derivatif spot pekan lalu. ETHA mencatatkan arus modal keluar bersih sebesar $299 juta hanya dalam kurun waktu lima hari perdagangan bursa. Dari lima sesi perdagangan aktif tersebut, produk ETF Ether hanya mampu mencatatkan satu hari arus masuk positif sebesar $24,8 juta pada 13 Oktober 2026, sementara empat sesi perdagangan lainnya didominasi oleh order penebusan unit secara konsisten.

Tekanan arus keluar modal ini tidak hanya terkonsentrasi pada dua aset kripto berkapitalisasi pasar terbesar, melainkan turut menjalar ke kelompok ETF altcoin institusional lainnya. Laporan SoSoValue mencatat ETF Solana (SOL) membukukan penarikan modal mingguan sekitar $26 juta, diikuti oleh ETF Zcash (ZEC) dengan arus keluar $19 juta, dan instrumen derivatif Hyperliquid (HYPE) yang kehilangan dana sebesar $18 juta. Sementara itu, produk ETF XRP dan BNB mencatatkan penarikan modal lebih moderat masing-masing sebesar $1,8 juta dan $285.000 sepanjang pekan perdagangan aktif.

Implikasi Terhadap Harga Pasar dan Proyeksi Arus Kas

Derasnya penarikan modal dari produk ETF teregulasi memberikan tekanan langsung terhadap pergerakan harga spot aset kripto di pasar global. Data CoinGecko menunjukkan harga spot Ether merosot sebesar 5% dalam tujuh hari terakhir menuju kisaran level psikologis $2.433 per koin, mencerminkan kehati-hatian investor dalam mempertahankan eksposur aset smart contract. Pada periode yang sama, harga spot Bitcoin turut mengalami koreksi tipis sebesar 1,3% hingga diperdagangkan di level $82.783 di tengah dinamika kebijakan moneter Federal Reserve.

Kendati menghadapi tekanan penarikan dana agresif sepanjang Oktober, total arus kas ETF kripto tahun berjalan (year-to-date/YTD 2026) tercatat masih bertahan di teritori positif. ETF spot Bitcoin secara kumulatif masih mengantongi arus masuk bersih sebesar $259 juta sepanjang 2026, sedangkan ETF spot Ether mempertahankan saldo arus masuk YTD sekitar $610 juta. Dengan total arus masuk bersih kumulatif historis yang masih bertahan mendekati $13 miliar sejak pertama kali diluncurkan, para analis menilai gelombang arus keluar saat ini merupakan siklus penyesuaian portofolio jangka pendek dan bukan pembalikan tren adopsi institusional jangka panjang.

Sumber: CoinTelegraph & TokenPost

Disclaimer

Artikel ini hanya untuk tujuan informasi dan edukasi. Konten yang disajikan tidak dimaksudkan sebagai nasihat keuangan, investasi, atau trading. Setiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi. Selalu lakukan riset mendalam (DYOR - Do Your Own Research) sebelum berinvestasi dalam aset kripto atau digital.

Komentar (0)

Silakan login untuk bergabung dalam diskusi.

Login untuk Komentar