Keamanan

NEAR Intents Blokir $50 Juta Aliran Dana Curian Hacker Bitget

NEAR Intents Blokir $50 Juta Aliran Dana Curian Hacker Bitget

Key Takeaways

NEAR Intents blokir transfer $50 juta dana hasil peretasan Bitget lewat sistem SHIELD guna mencegah pencucian aset cross-chain di ekosistem terdesentralisasi.

Protokol pertukaran aset lintas rantai (cross-chain) NEAR Intents secara resmi mengumumkan keberhasilannya dalam memblokir upaya transfer senilai lebih dari $50 juta (sekitar Rp815 miliar) dana yang berkaitan erat dengan peretasan bursa kripto Bitget. Langkah intervensi cepat ini diambil guna memutus rantai pencucian aset curian dari eksploitasi masif senilai $387,5 juta yang menghantam Bitget pada pekan lalu. General Manager NEAR Intents, Alex Shevchenko, menegaskan komitmennya bahwa infrastruktur terdesentralisasi tidak boleh dibiarkan menjadi sarana aman bagi pelaku kejahatan siber untuk mencairkan aset ilegal hasil penjarahan.

Deteksi Sistem SHIELD dan Pembekuan Aset On-Chain

Menurut keterangan resmi Alex Shevchenko, sistem pertahanan internal bernama SHIELD secara aktif mendeteksi lonjakan transaksi mencurigakan dan langsung menolak transfer dana curian bernilai lebih dari $50 juta saat pelaku berupaya menyeberangkan aset ke blockchain Ethereum serta ekosistem lainnya. Kendati mayoritas transaksi berhasil ditolak dan dialihkan oleh peretas ke penyedia likuiditas lain, NEAR Intents berhasil membekukan langsung dana sebesar $503.000 (sekitar Rp8,2 miliar) di tengah proses eksekusi on-chain.

Di sisi lain, Shevchenko mengonfirmasi bahwa terdapat dana sekitar $166.000 yang diduga terkait peretas sempat lolos sebelum sistem penyaringan otomatis menutup celah rute transfer tersebut. Menariknya, tim NEAR Intents secara tegas menyatakan menolak klaim hadiah bug bounty sebesar 5% yang sempat ditawarkan oleh manajemen Bitget untuk pembekuan dana, ditambah bonus 5% untuk pemulihan aset. Seluruh dana yang saat ini diamankan akan diserahkan kembali kepada pihak Bitget secara utuh melalui prosedur hukum formal dan koordinasi bersama aparat penegak hukum.

Kontras Sikap Terbuka NEAR Intents dan Netralitas THORChain

Keputusan tegas NEAR Intents menghadirkan kontras tajam dengan dinamika industri kripto terkini, khususnya setelah protokol cross-chain THORChain sebelumnya menolak permintaan Bitget untuk membekukan alamat peretas. Manajemen dan komunitas THORChain bersikukuh mempertahankan prinsip netralitas absolut tanpa sensor (permissionless neutrality), dengan dalih bahwa lapisan konsensus terdesentralisasi tidak memiliki hak maupun wewenang untuk memilih dan memilah validitas transaksi individual.

Menanggapi perbedaan pandangan fundamental tersebut, Shevchenko menyatakan bahwa arsitektur permissionless bukan berarti pengembang harus bersikap pasif terhadap aksi kriminalitas di depan mata. Ia menegaskan bahwa para arsitek protokol memiliki kebebasan dan tanggung jawab moral dalam menentukan fungsionalitas sistem yang mereka bangun. Bagi tim NEAR Intents, menolak menjadi bagian dari mesin pencucian dana hasil kejahatan siber merupakan keputusan etis mutlak demi menjaga legitimasi ekosistem Web3 secara global.

Perlindungan Hak Properti dan Tekanan Global Terhadap Pelaku

Lebih lanjut, Shevchenko menekankan bahwa perlindungan terhadap hak kepemilikan properti merupakan fondasi paling esensial bagi terciptanya pasar keuangan yang kredibel dan berkelanjutan. Menurutnya, sebuah sistem moneter di mana tindakan mencuri aset memberikan hak bebas untuk memonetisasinya bukanlah ekosistem yang lebih merdeka, melainkan sebuah tatanan cacat yang secara langsung melindungi pelaku pencurian. Sistem semacam itu dipastikan tidak akan mampu menjadi tulang punggung ekonomi masa depan.

Langkah NEAR Intents ini kian mempersempit ruang gerak para pelaku pembobolan Bitget, menyusul tindakan cepat penerbit stablecoin Tether dan Circle yang telah memasukkan alamat dompet peretas ke dalam daftar hitam serta membekukan aset USDT dan USDC senilai $318.013. Dengan terisolasinya jalur lintas rantai utama dan pengetatan pengawasan likuiditas di berbagai protokol Web3, upaya peretas untuk mencairkan ratusan juta dolar dana curian ke mata uang fiat kian menemui jalan buntu.

Sumber: CoinTelegraph

Disclaimer

Artikel ini hanya untuk tujuan informasi dan edukasi. Konten yang disajikan tidak dimaksudkan sebagai nasihat keuangan, investasi, atau trading. Setiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi. Selalu lakukan riset mendalam (DYOR - Do Your Own Research) sebelum berinvestasi dalam aset kripto atau digital.

Komentar (0)

Silakan login untuk bergabung dalam diskusi.

Login untuk Komentar