Bitcoin

Metaplanet Rilis Obligasi $328 Juta Demi Buyback Saham dan Utang

Metaplanet Rilis Obligasi $328 Juta Demi Buyback Saham dan Utang

Key Takeaways

Metaplanet menyetujui obligasi Euro-Yen $328 juta di SGX untuk mendanai buyback saham dan melunasi fasilitas kredit agunan cadangan 44.000 Bitcoin miliknya.

Metaplanet Inc., emiten perbendaharaan Bitcoin asal Jepang yang tercatat di Bursa Efek Tokyo (TSE), resmi menyetujui penerbitan obligasi konversi Euro-Yen lima tahun senilai $328 juta setara sekitar ¥50 miliar. Langkah finansial agresif ini diumumkan pada Selasa (13/10/2026) dengan tujuan utama merestrukturisasi neraca perusahaan, melunasi fasilitas pinjaman berbasis agunan Bitcoin, serta mendanai program pembelian kembali (buyback) saham secara masif di pasar terbuka.

Penerbitan surat utang tanpa kupon (zero-coupon bonds) tersebut ditawarkan pada harga 102,5% dari nilai nominal dengan jatuh tempo resmi pada 29 Oktober 2031. Manajemen memastikan seluruh obligasi akan dicatatkan di Bursa Efek Singapura (SGX) dan ditujukan bagi investor institusional pasar luar negeri di luar Amerika Serikat, dengan menunjuk Merrill Lynch International sebagai manajer utama transaksi penerbitan efek global tersebut.

Restrukturisasi Utang dan Pelunasan Fasilitas Kredit Agunan Bitcoin

Dari total dana bersih yang dihimpun, Metaplanet mengalokasikan sekitar $151 juta secara khusus untuk melunasi fasilitas kredit yang dijaminkan dengan aset cadangan Bitcoin. Perusahaan menegaskan bahwa langkah ini diambil guna memperbaiki fleksibilitas keuangan dan memangkas risiko likuidasi agunan akibat volatilitas harga kripto, bukan semata-mata untuk mengurangi total liabilitas neraca secara langsung.

Per 30 September 2026, Metaplanet tercatat menguasai total cadangan sebanyak 44.000 Bitcoin di dalam kas perbendaharaannya. Namun, saldo fasilitas kredit korporasi yang aktif mencapai sekitar $650 juta, atau setara dengan 17,7% dari total nilai aset bersih (Net Asset Value/NAV) Bitcoin perusahaan. Angka rasio utang tersebut telah melampaui batas toleransi risiko internal yang sebelumnya dipatok maksimal 10%, sehingga pelunasan utang bernilai ratusan juta dolar ini menjadi langkah mitigasi mendesak demi menstabilkan struktur permodalan institusional.

Menariknya, manajemen Metaplanet secara tegas menyatakan bahwa tidak ada sepeser pun dana hasil penerbitan obligasi konversi ini yang akan dialokasikan untuk membeli Bitcoin tambahan. Sikap disiplin alokasi modal ini menandai perubahan taktis dari fase akumulasi agresif menuju fase penguatan ketahanan neraca korporasi di tengah fluktuasi pasar finansial global.

Program Buyback Saham $160 Juta Lewat Sistem ToSTNeT-3 Tokyo

Selain pelunasan kewajiban utang perbankan, Metaplanet mengalokasikan hingga $181 juta dari hasil obligasi untuk mendanai aksi korporasi pembelian kembali saham perseroan. Sebagai tahap awal, perusahaan mengumumkan rencana eksekusi buyback sekitar 96,93 juta lembar saham dengan nilai transaksi mencapai ¥25,3 miliar atau setara $160 juta. Jumlah tersebut merepresentasikan sekitar 7,1% dari total saham beredar yang diterbitkan perusahaan saat ini.

Transaksi pembelian saham perdana dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 14 Oktober 2026, melalui fasilitas perdagangan luar jam bursa ToSTNeT-3 di Tokyo Stock Exchange pada harga patokan ¥261 per saham. Pemanfaatan sistem ToSTNeT-3 dirancang guna menyerap pasokan saham institusional secara terstruktur tanpa menimbulkan guncangan volatilitas harga ekstrem di pasar reguler selama jam perdagangan aktif bursa berlangsung.

Tidak berhenti di situ, dewan direksi Metaplanet turut mengesahkan otorisasi program pembelian kembali saham berskala lebih luas hingga batas plafon maksimum $380 juta untuk periode satu tahun penuh, mulai 14 Oktober 2026 hingga 13 Oktober 2027. Di bawah mandat otorisasi komprehensif ini, perseroan memiliki hak legal untuk memborong kembali hingga 200 juta lembar saham atau sekitar 14,7% dari total ekuitas beredar, menegaskan keyakinan manajemen terhadap valuasi intrinsik perusahaan.

Sinyal Kedewasaan Finansial Korporasi Perbendaharaan Kripto

Keputusan Metaplanet mencerminkan babak baru kedewasaan strategi bagi entitas publik murni perbendaharaan aset digital (pure-play Bitcoin treasury). Dengan memanfaatkan instrumen obligasi konversi tanpa bunga di pasar internasional, perusahaan berhasil menurunkan beban bunga riil sekaligus membebaskan porsi kolateral Bitcoin yang sebelumnya terikat kontrak pinjaman perbankan.

Langkah terukur ini juga memberikan fleksibilitas operasional yang jauh lebih luas di tengah dinamika suku bunga global dan ketidakpastian likuiditas pasar makro Asia. Jika sebagian dana hasil obligasi yang dicadangkan untuk pembelian saham tidak terserap sepenuhnya, perusahaan memiliki mandat untuk mengalihkan sisa modal tersebut guna mempercepat pembayaran sisa utang atau memperkuat cadangan kas operasional perseroan.

Transisi dari strategi akumulasi spekulatif menuju tata kelola modal yang seimbang antara pengelolaan rasio utang, apresiasi nilai pemegang saham via buyback, dan proteksi cadangan Bitcoin diproyeksikan menjadi cetak biru bagi korporasi publik global lainnya yang mengadopsi standar cadangan aset digital institusional.

Sumber: TokenPost

Disclaimer

Artikel ini hanya untuk tujuan informasi dan edukasi. Konten yang disajikan tidak dimaksudkan sebagai nasihat keuangan, investasi, atau trading. Setiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi. Selalu lakukan riset mendalam (DYOR - Do Your Own Research) sebelum berinvestasi dalam aset kripto atau digital.

Komentar (0)

Silakan login untuk bergabung dalam diskusi.

Login untuk Komentar