Regulasi

Hakim Loloskan Gugatan Audit $3,3 Miliar Celsius Lawan Chainalysis

Hakim Loloskan Gugatan Audit $3,3 Miliar Celsius Lawan Chainalysis

Key Takeaways

Hakim AS tolak pembatalan gugatan audit $3,3 miliar Celsius terhadap Chainalysis, meloloskan perkara persekongkolan fidusia ke persidangan federal New York.

Hakim Distrik federal Amerika Serikat Margaret Garnett secara resmi menolak permohonan pembatalan perkara yang diajukan firma analitik blockchain Chainalysis dalam gugatan hukum bersama kreditur platform pinjaman Celsius Network pada Selasa (30/9/2026). Keputusan pengadilan di New York ini mengizinkan tuntutan persekongkolan atau membantu pelanggaran kewajiban fidusia (aiding and abetting fiduciary breach) terkait klaim audit dana kelolaan senilai $3,3 miliar untuk terus berlanjut ke persidangan penuh. Langkah hukum ini menjadi babak krusial dalam upaya pemulihan dana miliaran dolar bagi para nasabah yang dirugikan sejak kebangkrutan Celsius, kendati hakim membatalkan 12 tuntutan perdata lainnya secara permanen demi kepastian hukum para pihak.

Manipulasi Metodologi Audit AUM Celsius dan Peran Chainalysis

Sengketa hukum berskala besar ini bermula dari kampanye pemasaran agresif Celsius Network pada akhir tahun 2020, saat manajemen platform pinjaman kripto tersebut berupaya keras meyakinkan publik dan calon investor mengenai transparansi kesehatan finansial internal. Celsius menggandeng Chainalysis untuk membantu menghitung total aset dalam kelolaan (assets under management atau AUM) menggunakan perangkat lunak analitik forensik Chainalysis Reactor. Hasil kalkulasi saldo dan transaksi on-chain tersebut kemudian dipublikasikan secara terbuka kepada masyarakat sebagai sebuah hasil audit independen resmi.

Berdasarkan berkas dakwaan yang diungkap di pengadilan, seorang eksekutif internal Celsius pada awalnya hanya mencatat nilai kepemilikan aset sekitar $1,18 miliar melalui sistem analitik Chainalysis Reactor. Namun, demi mempercantik laporan neraca, manajemen melakukan penyesuaian metodologi kalkulasi secara drastis hingga nominalnya melonjak menjadi sekitar $3,3 miliar. Siaran pers resmi tertanggal 9 Desember 2020 kemudian merilis klaim audit tersebut berdasarkan rekam jejak transaksi, total deposit pengguna, dan riwayat penarikan dana sejak Celsius pertama kali meluncurkan layanannya pada 2018 silam.

Fakta Putusan Hakim dan Rincian Pembatalan Gugatan BRIC

Gugatan perdata ini diajukan oleh Blockchain Recovery Investment Consortium (BRIC), lembaga yang bertindak sebagai administrator litigasi dan pemulihan aset bagi para nasabah serta kreditur Celsius. Dalam putusan resminya, Hakim Margaret Garnett menegaskan bahwa dokumen aduan BRIC memuat indikasi yang memadai bahwa Chainalysis mengetahui siaran pers tahun 2020 itu memuat pernyataan palsu atau material yang menyesatkan. Firma analitik tersebut dituduh secara sadar membantu menyusun, mengedit, dan menyetujui draf publikasi meski memahami pekerjaannya bukan verifikasi audit independen.

Meskipun tuntutan persekongkolan fidusia diloloskan ke tahap pemeriksaan perkara, Hakim Garnett menolak 12 tuntutan lainnya dengan status with prejudice, yang memastikan penggugat tidak dapat mengajukan kembali isu yang sama. Di samping itu, tiga gugatan berbasis hukum perlindungan konsumen dibatalkan without prejudice, di mana konsorsium BRIC diberikan tenggat waktu hingga 20 Oktober 2026 untuk menyempurnakan berkas atau menyatakan penghentian klaim tersebut di hadapan pengadilan federal.

Implikasi bagi Tanggung Jawab Firma Analitik di Industri Kripto

Putusan sela ini menjadi sinyal peringatan keras bagi seluruh penyedia analitik data dan perangkat lunak keamanan blockchain di pasar aset digital global. Keputusan hakim menunjukkan bahwa perusahaan forensik kripto dapat dimintai pertanggungjawaban hukum jika membiarkan data analisis mereka disalahgunakan sebagai klaim audit resmi demi memperdaya nasabah. Celsius sendiri akhirnya mengalami krisis likuiditas parah dan membekukan penarikan pada Juni 2022, mengunci aset nasabah sebesar $4,7 miliar sebelum runtuh dalam kebangkrutan.

Pihak Chainalysis menyampaikan kepada media bahwa mereka belum dapat memberikan komentar atas perkara yang masih bergulir, sementara pihak administrator litigasi Celsius belum merespons permintaan konfirmasi. Kelanjutan sidang ini diprediksi menjadi acuan penting dalam menetapkan standar etika operasional serta tanggung jawab korporasi pihak ketiga yang menyediakan layanan audit maupun analitik bagi platform Web3.

Sumber: CoinTelegraph

Disclaimer

Artikel ini hanya untuk tujuan informasi dan edukasi. Konten yang disajikan tidak dimaksudkan sebagai nasihat keuangan, investasi, atau trading. Setiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi. Selalu lakukan riset mendalam (DYOR - Do Your Own Research) sebelum berinvestasi dalam aset kripto atau digital.

Komentar (0)

Silakan login untuk bergabung dalam diskusi.

Login untuk Komentar