Pasar aset kripto global kembali mencatatkan momentum permodalan institusional yang signifikan setelah produk dana kelolaan ETF Bitcoin spot di bursa Amerika Serikat meraup arus modal masuk bersih (net inflows) sebesar $528 juta pada perdagangan Rabu (21/10/2026). Kinerja positif ini memperpanjang tren akumulasi berturut-turut selama tiga sesi perdagangan aktif, sekaligus mengangkat total aliran dana masuk dalam rentang tiga hari tersebut melampaui angka $1,08 miliar. Lonjakan likuiditas baru ini juga berhasil mengembalikan total arus kas bulanan sepanjang Oktober 2026 ke teritori positif, membalikkan tekanan jual yang sempat mendominasi pasar derivatif dan pasar spot pada awal bulan.
BlackRock dan Fidelity Pimpin Dominasi Arus Kas ETF
Berdasarkan data agregasi pasar modal dari Farside Investors dan SoSoValue, aliran dana segar pada sesi perdagangan tengah pekan ini didominasi secara agresif oleh dua manajer investasi raksasa Wall Street. Dana kelolaan iShares Bitcoin Trust (IBIT) milik BlackRock memimpin perolehan likuiditas harian dengan menyerap modal bersih senilai $235 juta. Posisi kedua disusul oleh Wise Origin Bitcoin Fund (FBTC) besutan Fidelity yang mencatatkan pemasukan modal sekitar $213 juta, mempertegas preferensi alokasi modal investor institusi pada dua emiten berlikuiditas terdalam tersebut.
Sebelum lonjakan $528 juta pada perdagangan Rabu, ETF Bitcoin spot tercatat telah mengumpulkan modal masuk sebesar $526,6 juta pada sesi pembuka Senin dan $23 juta pada hari Selasa. Keberhasilan menghimpun modal kumulatif senilai $1,08 miliar dalam rentang tiga hari ini menjadi pemulihan krusial pasca-tekanan jual berat selama dua pekan sebelumnya. Dalam dua minggu terakhir, pasar ETF Bitcoin sempat membukukan arus keluar bersih (net outflows) masing-masing sebesar $228 juta dan $681 juta, memicu volatilitas tinggi pada open interest pasar derivatif berjangka.
Arus Kas Bulanan Oktober Rebound ke Teritori Positif
Masuknya dana institusional berskala masif ini membawa total arus kas bersih ETF Bitcoin spot untuk periode Oktober 2026 berbalik positif menjadi sekitar $461 juta. Sementara itu, total akumulasi arus modal masuk bersih sejak awal tahun (year-to-date) kini telah menembus kisaran $1,34 miliar. Pembalikan arah arus kas ini mencerminkan pergeseran sentimen pelaku pasar modal yang memanfaatkan koreksi harga sebelumnya sebagai area akumulasi strategis sebelum penutupan tahun fiskal 2026.
Dukungan likuiditas ETF ini turut mendorong reli harga spot Bitcoin di pasar global. Pada sesi perdagangan yang sama, harga Bitcoin sempat melesat menembus level psikologis baru dengan menyentuh rekor tertinggi harian di $84.777 per koin, sebelum akhirnya terkoreksi wajar menuju level konsolidasi sekitar $82.485. Data likuidasi bursa menunjukkan bahwa dorongan naik menuju area $84.700 memicu pembilasan posisi short derivatif dalam volume moderat sebelum aksi ambil untung jangka pendek terjadi di pasar spot.
Pemulihan Likuiditas Menjalar ke ETF Ethereum dan Altcoin
Sentimen positif pada instrumen berbasis Bitcoin juga memberikan dampak penularan likuiditas yang konstruktif terhadap portofolio produk ETF aset kripto lainnya di bursa AS. ETF Ethereum spot berhasil menghentikan rentetan arus keluar lima hari berturut-turut dengan membukukan arus masuk bersih sebesar $15 juta. Pembalikan ini memberikan angin segar bagi pasar Ether yang sebelumnya mengalami tekanan penarikan modal institusional secara berkepanjangan sepanjang pekan lalu.
Selain Ethereum, instrumen ETF altcoin lapis-1 lainnya mencatatkan arus modal masuk moderat yang menandakan diversifikasi portofolio investor. ETF Solana spot sukses mengakhiri tren penarikan modal selama 13 hari beruntun dengan mencetak arus masuk bersih sekitar $585.000. Pada saat bersamaan, ETF XRP spot turut mencatatkan pertambahan modal segar sekitar $709.000. Stabilisasi likuiditas lintas instrumen ini menegaskan bahwa kembalinya minat risiko institusional mulai memperkuat fondasi likuiditas pasar kripto secara menyeluruh.
Sumber: CoinTelegraph



