Bitcoin

Cadangan Bitcoin Strive Tembus 35.595 BTC, TD Cowen Kerek Target

Cadangan Bitcoin Strive Tembus 35.595 BTC, TD Cowen Kerek Target

Key Takeaways

Cadangan Bitcoin Strive melonjak ke 35.595 BTC senilai $2,9 miliar. TD Cowen menaikkan target harga ke $56 di tengah rencana emisi saham SATS $630 juta.

Perusahaan manajemen aset publik Strive Enterprises mencatatkan lonjakan kepemilikan Bitcoin (BTC) hingga mencapai 35.595 koin, menyusul aksi akumulasi agresif selama dua pekan terakhir yang melampaui seluruh estimasi kuartalan para analis Wall Street. Total simpanan aset kripto terbesar di dunia milik Strive tersebut kini bernilai sekitar $2,9 miliar (setara Rp46,4 triliun) berdasarkan harga pasar terkini. Pencapaian ini mengukuhkan posisi Strive di peringkat keempat korporasi publik pemegang cadangan Bitcoin terbesar secara global di bawah Strategy, MARA Holdings, dan Twenty One Shares. Lonjakan portofolio ini mendorong lembaga riset keuangan TD Cowen merevisi naik target harga saham Strive secara signifikan dari sebelumnya $44 menjadi $56 per lembar saham pada Sabtu, 17 Oktober 2026.

Lonjakan Akumulasi 6.133 Bitcoin Lampaui Estimasi Kuartal

Akselerasi pembelian Bitcoin oleh Strive berlangsung sangat masif dalam paruh pertama Oktober. Berdasarkan laporan riset analis TD Cowen, Lance Vitanza dan Jonnathan Navarrete, Strive memborong sebanyak 3.311 BTC pada 13 Oktober, disusul pembelian tambahan sebesar 2.822 BTC hanya berselang satu hari kemudian pada 14 Oktober. Dua transaksi besar ini menyuntikkan 6.133 Bitcoin baru ke dalam neraca keuangan perusahaan dalam rentang 48 jam saja.

Secara keseluruhan, cadangan Bitcoin Strive meningkat pesat dari posisi 28.000 BTC pada akhir September menjadi 35.595 BTC per pertengahan Oktober. Volume pembelian kilat ini melampaui proyeksi awal TD Cowen untuk performa satu kuartal penuh. Langkah terencana ini membuktikan konsistensi manajemen Strive dalam menjadikan Bitcoin sebagai jangkar utama strategi perbendaharaan korporasi (corporate treasury reserve). Strategi ekspansi neraca digital ini kian memperketat kompetisi perebutan suplai Bitcoin di kalangan emiten Wall Street yang berfokus pada diversifikasi lindung nilai inflasi jangka panjang.

Perluasan Emisi Saham Preferen SATS Bidik Dana $630 Juta

Untuk mempertahankan momentum akumulasi tanpa mengorbankan likuiditas operasional, Strive bersiap memperluas penawaran saham preferen seri SATS. Perusahaan menargetkan penerbitan hingga 7 juta lembar saham dengan harga penawaran $90 per lembar, yang dirancang untuk menggalang perolehan dana segar hingga $630 juta (sekitar Rp10,08 triliun). Transaksi emisi saham preferen ini dijadwalkan rampung secara menyeluruh pada 20 Oktober 2026 mendatang.

Struktur pendanaan melalui saham preferen SATS memungkinkan Strive menyerap modal institusional skala besar secara efisien guna membiayai pembelian Bitcoin berikutnya di pasar spot. Skema pembiayaan ini memberikan kepastian dividen tetap bagi pemodal institusi tanpa mendilusi hak suara pemegang saham biasa secara langsung. Inovasi instrumen finansial ini dinilai analis memperkuat daya tahan likuiditas korporasi dalam mengarungi dinamika pasar aset digital yang berfluktuasi tinggi.

Rebound Valuasi Saham dan Prospek Kinerja Wall Street

Di pasar saham Nasdaq, pergerakan ekuitas Strive sempat terkoreksi 6,6% pada penutupan perdagangan Jumat ke level $23,96 per saham akibat dilusi teknis dari eksekusi waran di harga kesepakatan $27. Kendati mengalami tekanan jual sesaat, saham Strive secara kumulatif masih mencatatkan kenaikan lebih dari 38% sepanjang tahun berjalan (year-to-date/YTD), mencerminkan kepercayaan pemodal institusi terhadap ekspansi neraca digitalnya.

Tim analis TD Cowen menegaskan bahwa tekanan jual akibat eksekusi waran bersifat sementara dan akan segera mereda begitu seluruh proses konversi tuntas. Dengan rasio utang yang terjaga dan valuasi cadangan kripto yang melesat mendekati $3 miliar, TD Cowen optimistis target harga baru $56 akan segera tercapai seiring berlanjutnya siklus apresiasi harga Bitcoin di pasar global serta tren adopsi neraca kripto oleh berbagai perusahaan publik terkemuka dunia.

Sumber: TokenPost & TD Cowen

Disclaimer

Artikel ini hanya untuk tujuan informasi dan edukasi. Konten yang disajikan tidak dimaksudkan sebagai nasihat keuangan, investasi, atau trading. Setiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi. Selalu lakukan riset mendalam (DYOR - Do Your Own Research) sebelum berinvestasi dalam aset kripto atau digital.

Komentar (0)

Silakan login untuk bergabung dalam diskusi.

Login untuk Komentar