Bursa Moskow (MOEX), bursa efek terbesar di Rusia dengan kapitalisasi pasar ekuitas melampaui $660 miliar, secara resmi memulai fase uji coba aktif perdagangan aset kripto bersama para pelaku pasar profesional menjelang peluncuran penuh pada 1 Desember 2026. Langkah bersejarah ini menandai integrasi langsung mata uang digital ke dalam infrastruktur pasar modal konvensional Rusia setelah undang-undang federal kripto mulai berlaku efektif sejak September lalu.
Pemanfaatan Lisensi Bursa Efek Tanpa Izin Tambahan
Direktur Pelaksana Pasar Efek sekaligus Penjualan dan Pengembangan Bisnis Bursa Moskow, Boris Blokhin, mengonfirmasi bahwa pengujian teknis telah berlangsung intensif sejak awal Oktober 2026 di lingkungan pilot dan akan terus dieskalasi hingga fase produksi penuh sebelum tenggat Desember mendatang.
"Pada 1 Desember, kami berencana menyediakan kesempatan bagi pelaku pasar untuk memperdagangkan mata uang kripto di bawah kerangka legislasi baru. Semuanya dirancang sangat mulus, baik bagi para partisipan maupun bagi bursa, karena kami memanfaatkan langsung infrastruktur pasar saham yang telah ada untuk mentransaksikan aset digital ini," tegas Boris Blokhin dalam pernyataan resminya.
Blokhin menambahkan bahwa regulasi baru memungkinkan MOEX menyelenggarakan perdagangan aset digital secara sah hanya dengan mengandalkan izin penyelenggara perdagangan bursa yang telah dikantongi saat ini, tanpa kewajiban mengajukan lisensi baru atau menempuh prosedur pendaftaran entitas terpisah.
Batasan 300 Ribu Rubel dan Tiga Aset Kripto Terpilih
Implementasi perdagangan kripto ini berlandaskan pada Undang-Undang Federal No. 1194918-8 yang disahkan parlemen dan berlaku efektif sejak 1 September 2026, yang melegalkan transaksi kripto bagi warga negara Rusia melalui bursa domestik berlisensi. Kendati demikian, regulator menerapkan batasan ketat guna memitigasi risiko bagi kalangan investor ritel non-kualifikasi.
Investor non-kualifikasi diwajibkan lulus ujian kecakapan finansial dan dibatasi nilai pembelian maksimal 300.000 rubel (sekitar $3.100 atau Rp48 juta) per perantara per tahun. Selain pembatasan nominal, pilihan aset bagi kelompok ini dibatasi ketat pada tiga aset kripto berkapitalisasi besar yang telah disetujui: Bitcoin (BTC), Ether (ETH), dan Tether (USDT). Sebaliknya, investor kualifikasi dengan profil risiko terverifikasi dapat bertransaksi tanpa batasan pagu nilai transaksi.
Bank Sentral Rusia (Bank of Russia) melaporkan bahwa hingga saat ini telah ada empat organisasi yang terdaftar dalam register bursa kripto dan lima institusi yang masuk ke dalam daftar register kustodian digital nasional.
Repatriasi Dana dan Potensi Pasar Kripto $46 Miliar
Langkah Bursa Moskow membuka perdagangan kripto spot dipandang sebagai strategi moneter penting untuk merepatriasi likuiditas warga Rusia yang selama ini mengalir ke platform lepas pantai (offshore). Analisis proyeksi dari Sberbank memperkirakan total perputaran transaksi kripto nasional dapat mencapai sedikitnya 4 triliun rubel ($46,43 miliar) pada tahun pertama peluncuran.
Meskipun sekitar 80 persen volume diperkirakan masih mengalir melalui kanal non-bursa atau perdagangan OTC, kehadiran bursa resmi seperti MOEX yang menguasai 20 persen pangsa pasar legal memberikan kepastian hukum dan transparansi pajak bagi investor domestik. Inisiatif ini sekaligus memperluas peran MOEX yang sebelumnya hanya memperdagangkan kontrak derivatif berbasis indeks kripto ke pasar aset kripto fisik secara teregulasi.
Sumber: TokenPost / Bitcoin.com



