Platform judi kripto populer Duelbits terpaksa menghentikan seluruh operasional layanannya dan beralih offline pada Kamis (24/9/2026) setelah peretas berhasil menguras dana sekitar 7 juta dolar AS (setara Rp113 miliar) dari hot wallet milik platform. Serangan siber lintas blockchain ini menyasar dompet operasional di jaringan Ethereum, BNB Chain, Tron, dan Bitcoin secara bersamaan, memicu kekhawatiran besar di kalangan pengguna serta komunitas Web3 global.
Kronologi Pembobolan Hot Wallet dan Kebocoran Kunci Privat
Berdasarkan laporan awal firma keamanan blockchain Scam Sniffer, eksploitasi terdeteksi ketika sejumlah hot wallet resmi Duelbits mentransfer aset digital dalam jumlah masif ke alamat-alamat baru yang baru saja dibuat. Pola transaksi mencurigakan ini mengindikasikan kuat terjadinya kompromi kunci privat (private key compromise) pada infrastruktur dompet panas kasino tersebut.
Data on-chain dari penjelajah Etherscan memperlihatkan rincian aliran dana keluar yang sangat cepat dari dompet Ethereum milik Duelbits. Dalam hitungan menit, penyerang mentransfer sebanyak 836 ETH, sekitar 593.000 USDT, 97.000 USDC, 31.500 DAI, serta lebih dari 12,4 miliar token Shiba Inu (SHIB). Hot wallet Ethereum tersebut kini hanya menyisakan saldo kurang dari 25 dolar AS dalam bentuk ether, sementara hot wallet Bitcoin platform dilaporkan turut kehilangan sedikitnya 8,1 BTC.
Konsolidasi Aset Curian dan Sikap Manajemen Duelbits
Sebagian besar aset kripto hasil curian dari berbagai blockchain tersebut dengan cepat ditukarkan menjadi Ethereum melalui platform pertukaran terdesentralisasi. Penyerang mengonsolidasikan dana ke dalam satu alamat penampung tunggal di jaringan Ethereum yang kini menyimpan sekitar 2.234 ETH, atau bernilai sekitar 6 juta dolar AS. Hingga berita ini diturunkan, seluruh dana jarahan tersebut masih terpantau diam di alamat tujuan dan belum dipindahkan ke platform pencampur transaksi kripto seperti Tornado Cash.
Salah satu pendiri Duelbits berinisial Joe mengonfirmasi insiden peretasan senilai 7 juta dolar AS tersebut melalui pernyataan resmi di platform media sosial X. Pihak manajemen menegaskan bahwa proses investigasi teknis dan forensik mendalam sedang berlangsung untuk mengungkap metode penyusupan peretas. Manajemen Duelbits juga menenangkan para nasabah dengan menyatakan bahwa dana pengguna tetap sepenuhnya aman serta operasional situs web akan kembali dibuka setelah audit keamanan rampung dan saldo hot wallet terisi ulang.



