Perusahaan teknologi tercatat di Bursa Efek New York (NYSE), Bitmine Immersion Technologies (BMNR), kembali mempertegas dominasinya sebagai pemegang cadangan Ethereum institusional terbesar di dunia. Pada Senin (5/10/2026), Bitmine mengumumkan pembelian terbaru sebanyak 15.112 ETH senilai sekitar $41 juta (sekitar Rp656 miliar). Aksi akumulasi ini mendongkrak total kepemilikan perseroan menjadi 6.016.414 ETH dengan valuasi portofolio menembus $16,4 miliar pada harga acuan $2.726 per koin. Dengan volume kepemilikan tersebut, Bitmine kini secara resmi menguasai 4,9% dari total pasokan beredar Ethereum global yang berjumlah 122,1 juta token, sekaligus mendekati garis akhir dari target strategis jangka panjang korporasi.
Target Ambisius Alchemy of 5% Tercapai 99% dalam 15 Bulan
Keberhasilan mengamankan 4,9% pasokan token ini membawa Bitmine mencapai 99% dari target mega-proyek yang diberi tajuk "Alchemy of 5%". Program ini pertama kali diluncurkan pada 30 Juni 2025 dengan mandat tunggal: mengakumulasi 5% dari seluruh suplai beredar Ethereum di jaringan blockchain global. Luar biasanya, target prestisius yang semula diproyeksikan memakan waktu bertahun-tahun tersebut berhasil direalisasikan hingga 99% hanya dalam kurun waktu 15 bulan melalui strategi pembelian mingguan tanpa henti.
Chairman Bitmine, Tom Lee, menegaskan bahwa konsistensi pembelian tanpa jeda merupakan bukti kepercayaan fundamental perseroan terhadap utilitas jaringan kontrak pintar Ethereum. Kinerja saham perseroan dengan kode ticker BMNR tercatat berhasil mengungguli aset dasarnya di tengah dinamika pasar kripto 2025–2026. Sepanjang sembilan bulan pertama tahun 2026, saham BMNR tercatat hanya mengalami koreksi tipis sebesar 3%, jauh lebih tangguh dibandingkan harga spot ETH yang terkoreksi sekitar 10% pada periode yang sama.
Pendapatan Staking MAVAN dan Valuasi Neraca $17,4 Miliar
Strategi treasury Bitmine tidak hanya berfokus pada akumulasi pasif, melainkan turut memonetisasi aset secara produktif di lapisan konsensus Proof-of-Stake. Dari total portofolio yang dimiliki, sebanyak 5.067.309 ETH atau sekitar 84% di antaranya telah dikunci dalam mekanisme staking melalui platform internal perseroan bernama MAVAN. Alokasi staking masif ini diproyeksikan menghasilkan pendapatan imbal hasil tahunan (annualized staking yield) mencapai $363 juta, memberikan arus kas riil berkelanjutan bagi neraca keuangan emiten Wall Street tersebut.
Secara konsolidasian, total nilai aset bersih Bitmine per Sabtu lalu melonjak menyentuh $17,4 miliar. Portofolio tersebut mencakup kepemilikan likuid sebesar 214 Bitcoin, kas tunai dan surat berharga pasar uang senilai $643 juta, serta investasi strategis pada sektor teknologi terdepan. Investasi tersebut meliputi kepemilikan saham senilai $180 juta di Beast Industries dan posisi modal senilai $117 juta di Eightco Holdings, yang dinilai manajemen sebagai salah satu instrumen ekuitas publik penyedia eksposur tidak langsung ke ekosistem kecerdasan buatan OpenAI.
Optimisme Siklus Bull Market dan Peta Persaingan Institusional
Dalam keterangannya, Tom Lee menyatakan keyakinannya bahwa siklus pasar bullish kripto saat ini sedang berlangsung dengan momentum akselerasi yang kuat. Lee menyoroti bahwa kinerja kuartalan Ethereum telah melampaui indeks saham acuan S&P 500 sebesar 6.832 basis poin. Pencapaian performa alfa ini diraih di tengah berbagai tantangan makroekonomi global yang cukup berat, termasuk arah kebijakan moneter ketat dari bank sentral AS (Federal Reserve), lonjakan harga minyak mentah internasional, dan tren kenaikan yield obligasi pemerintah global.
Di kancah persaingan perbendaharaan kripto global, Bitmine mengokohkan statusnya sebagai entitas korporasi pemilik cadangan kripto terbesar kedua di dunia, tepat berada di belakang raksasa Bitcoin Strategy milik Michael Saylor yang memegang sekitar 847.666 BTC. Langkah agresif Bitmine yang mengombinasikan akumulasi spot dengan utilisasi yield staking MAVAN menjadi cetak biru baru bagi korporasi publik global dalam mengelola neraca keuangan berbasis aset digital terdesentralisasi.
Sumber: Decrypt



