informasi

Bastion Tuntut Direksi SkyAI Mundur dan Naikkan Tender Offer $3,50

Bastion Tuntut Direksi SkyAI Mundur dan Naikkan Tender Offer $3,50

Key Takeaways

Bastion Trading menuntut direksi SkyAI mundur atas likuidasi 2 juta SOL dan mendesak kenaikan harga tender offer tunai dari $3 menjadi $3,50 per lembar saham.

Pemegang saham aktivis Bastion Trading Limited secara resmi menuntut jajaran direksi emiten Nasdaq SkyAI, Inc. (SKYA) untuk mempertanggungjawabkan likuidasi total cadangan Solana (SOL) perusahaan atau segera mengundurkan diri secara sukarela. Bastion Trading yang menguasai sekitar 9,99% saham biasa SkyAI melayangkan protes keras terhadap skema penawaran tender tunai (cash tender offer) senilai $201 juta yang diluncurkan pada 16 Oktober 2026. Dana buyback tersebut dinilai merugikan pemegang saham publik karena mematok harga beli di bawah nilai aset bersih (NAV) serta memprioritaskan pembayaran waran penasihat strategis yang terafiliasi dengan orang dalam manajemen.

Tuntutan Pengunduran Diri Direksi dan Transparansi Likuidasi SOL

Bastion Trading mendesak Chairman Eksekutif Paul K. Danner III bersama tiga anggota dewan direksi independen, yakni Soren Bo Christiansen, Timothy J. Ruemler, dan Jason L. Monroe, untuk membeberkan peran masing-masing dalam menyetujui pelepasan seluruh perbendaharaan SOL. Likuidasi portofolio kripto berskala penuh ini dinilai mengejutkan para investor pasar modal. Pasalnya, hanya satu bulan sebelum aksi korporasi tersebut dieksekusi, manajemen SkyAI masih menegaskan komitmen perusahaannya terhadap strategi perbendaharaan aset digital Solana dengan memegang lebih dari 2 juta koin SOL.

Langkah manajemen melikuidasi 100% aset kripto inti secara sepihak dinilai telah mengubah model bisnis fundamental perusahaan tanpa persetujuan awal dari rapat umum pemegang saham. Bastion Trading menegaskan apabila dewan direksi tidak mampu membuktikan pelaksanaan kewajiban fidusia serta pengawasan independen yang bermakna, jajaran pimpinan tersebut wajib meletakkan jabatan. Jika direksi mengeklaim masih memperoleh kepercayaan para pemilik modal, Bastion menuntut penyelenggaraan rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) dengan pemberitahuan memadai agar investor dapat menentukan susunan kepengurusan baru secara demokratis.

Desakan Kenaikan Harga Tender Offer Menjadi Minimal $3,50 per Saham

Selain menyoroti krisis tata kelola korporasi, Bastion Trading menilai ketentuan harga tender offer sebesar $3,00 per lembar saham yang diajukan dewan direksi sangat tidak memadai. Berdasarkan perhitungan internal pemegang saham aktivis, nilai aset bersih (NAV) SkyAI pasca-likuidasi kas mencapai kisaran $3,30 per saham dengan asumsi harga acuan pasar spot Solana sebesar $110 per token. Oleh karena itu, Bastion menuntut harga tender offer dinaikkan minimal menjadi $3,50 per lembar saham atau waran yang memenuhi syarat, mencerminkan kenaikan sekitar 16,7% atau tambahan 50 sen per saham guna memberikan premi wajar bagi pemegang saham publik.

Bastion Trading juga mendesak perusahaan menaikkan batas maksimal persentase penyerapan tender dari 95% menjadi 100% untuk setiap kelas waran yang didanai di muka (pre-funded warrants). Penyesuaian batas maksimal ini krusial agar para investor yang berniat keluar dari kepemilikan perseroan dapat melikuidasi investasinya secara penuh tanpa dipaksa mempertahankan sisa kepemilikan residual pada entitas yang telah kehilangan aset kripto utamanya. Transparansi posisi neraca pro forma pasca-tender juga dituntut guna memperjelas sisa kas dan liabilitas operasional perusahaan ke depan.

Kontroversi Waran Pihak Terafiliasi Orang Dalam Senilai $11,9 Juta

Titik panas utama dalam sengketa ini berpusat pada alokasi dana tender offer kepada waran penasihat strategis (strategic advisor warrants) milik Sol Markets. Entitas penasihat tersebut dikendalikan oleh James Zhang, saudara kandung dari Alice Zhang yang menjabat sebagai direktur sekaligus Chief Investment Officer (CIO) di SkyAI. Bastion Trading mengungkapkan bahwa waran penasihat strategis diterbitkan tanpa penyetoran modal tunai sama sekali, namun berpotensi meraup dana tunai hingga sekitar $11,9 juta dari fasilitas tender offer yang didanai langsung dari hasil penjualan cadangan SOL milik investor publik.

Ketidakadilan struktural ini semakin diperparah oleh fakta bahwa entitas lain yang terafiliasi dengan James Zhang, yakni Sol Edge Limited, telah mengantongi kompensasi jasa konsultasi bernilai fantastis, termasuk pembayaran di muka sebesar $10 juta di bawah kontrak berjangka 20 tahun. Bastion Trading menuntut dewan direksi untuk sepenuhnya mengecualikan waran penasihat strategis dari skema tender offer, mengungkap seluruh rincian transaksi saham internal selama 60 hari terakhir, serta memperpanjang batas waktu tender demi memberi ruang bagi peninjauan independen atas tata kelola perusahaan yang berkeadilan.

Sumber: TokenPost

Disclaimer

Artikel ini hanya untuk tujuan informasi dan edukasi. Konten yang disajikan tidak dimaksudkan sebagai nasihat keuangan, investasi, atau trading. Setiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi. Selalu lakukan riset mendalam (DYOR - Do Your Own Research) sebelum berinvestasi dalam aset kripto atau digital.

Komentar (0)

Silakan login untuk bergabung dalam diskusi.

Login untuk Komentar