Regulasi

AS Blacklist Jaringan A7 Rusia, Blokir Token Kripto $179 Miliar

AS Blacklist Jaringan A7 Rusia, Blokir Token Kripto $179 Miliar

Key Takeaways

Departemen Keuangan AS menetapkan jaringan bayangan A7 Rusia sebagai organisasi kriminal transnasional usai memfasilitasi transaksi kripto gelap $179 miliar.

Departemen Keuangan Amerika Serikat (U.S. Treasury) resmi menetapkan Jaringan A7 (A7 Network) asal Rusia sebagai Organisasi Kriminal Transnasional (TCO) pada Kamis (01/10/2026). Langkah penindakan terkoordinasi antara Office of Foreign Assets Control (OFAC) dan Financial Crimes Enforcement Network (FinCEN) ini dirancang untuk memutus total akses perusahaan cangkang jaringan tersebut dari sistem keuangan AS, termasuk industri aset kripto. Berdasarkan investigasi federal, jaringan perbankan bayangan ini terbukti memfasilitasi pencucian uang dan penghindaran sanksi internasional bagi rezim Iran serta Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) dengan perputaran dana token rubel mencapai $179,1 miliar.

Sanksi Khusus FinCEN Sasar 348 Ribu Institusi dan Bursa Kripto

Dalam aturan baru yang diusulkan di bawah Pasal 9714 Combating Russian Money Laundering Act, FinCEN menerapkan tindakan khusus tingkat keenam, yaitu larangan transfer dana penuh (transmittal-of-funds prohibition). Langkah ini dipilih karena memutus celah akun koresponden perbankan tradisional yang sebelumnya kerap dieksploitasi oleh entitas jaringan bayangan. Peraturan ketat ini mengikat secara hukum sekitar 348.000 institusi keuangan global, termasuk seluruh bursa kripto berlisensi di wilayah hukum AS.

Lembaga intelijen blockchain TRM Labs mengungkapkan bahwa transaksi A7 Network beroperasi sepenuhnya di luar sistem perbankan koresponden standar. Melalui mekanisme penindakan tingkat keenam ini, otoritas federal AS kini memiliki kewenangan mutlak untuk memblokir pergerakan likuiditas fiat maupun aset kripto secara simultan, sehingga bursa dan penyedia likuiditas dilarang memproses transaksi yang terafiliasi dengan entitas Sub-Agen A7.

Modus Token Rubel A7A5 di Blockchain Tron dan Ethereum

Investigasi mendalam FinCEN membongkar struktur operasional token A7A5, aset kripto berpatokan rubel yang diterbitkan oleh Old Vector di Kirgistan dan dijaminkan pada Promsvyazbank, bank pertahanan milik negara Rusia. Jaringan ini menerapkan skema transaksi cermin (mirror system), di mana perpindahan token A7A5 antar-dompet di Rusia merepresentasikan pembayaran perdagangan luar negeri, sementara entitas sub-agen melakukan pembayaran fiat pencocok dalam dolar AS, yuan, dirham, hingga euro di pasar global.

Catatan regulasi mencatat lebih dari 180 entitas memproses sedikitnya $179,1 miliar (sekitar Rp2.955 triliun) dalam bentuk token A7A5 antara Februari 2025 hingga Juni 2026. Aliran dana gelap ini mulanya mengalir melalui bursa tersanksi Garantex dan Grinex sebelum dikonversi menjadi stablecoin USDT dan ditarik ke mata uang fiat. Menyusul insiden peretasan di Grinex pada April lalu, pasokan token terpantau terkonsentrasi ke dompet non-kustodial (unhosted wallets) guna menghindari pengawasan otoritas hukum.

Jaringan Bayangan Iran dan Pencucian Dana Hacker Korea Utara

Selain sirkulasi kripto, A7 Network mengendalikan ratusan sub-agen dengan rekening aktif di 435 institusi keuangan pada 83 negara, yang memproses perputaran fiat senilai lebih dari $17 miliar. Staf operasional mengendalikan rekening-rekening tersebut langsung dari Moskow menggunakan jaringan VPN khusus agar transaksi terlihat berasal dari pusat finansial Dubai, Hong Kong, atau Bishkek.

Departemen Keuangan AS mengungkap bahwa salah satu sub-agen bertransaksi langsung dengan armada kapal tanker bayangan pengangkut minyak Iran, dengan total penerimaan dana mencapai $140 juta. Jaringan A7 juga terafiliasi dengan bursa kripto Nobitex di Iran serta terbukti mencuci keuntungan dari berbagai aksi peretasan bursa kripto oleh sindikat siber Korea Utara. Menteri Keuangan AS Scott Bessent menegaskan bahwa pihak mana pun yang memfasilitasi pendanaan gelap bagi musuh Amerika Serikat dipastikan akan kehilangan seluruh akses terhadap sistem finansial AS.

Sumber: Decrypt

Disclaimer

Artikel ini hanya untuk tujuan informasi dan edukasi. Konten yang disajikan tidak dimaksudkan sebagai nasihat keuangan, investasi, atau trading. Setiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi. Selalu lakukan riset mendalam (DYOR - Do Your Own Research) sebelum berinvestasi dalam aset kripto atau digital.

Komentar (0)

Silakan login untuk bergabung dalam diskusi.

Login untuk Komentar