Produk reksa dana spot Bitcoin exchange-traded fund (ETF) di bursa Amerika Serikat berhasil membukukan arus masuk modal bersih sementara sebesar $301,2 juta dalam lima sesi perdagangan hingga 23 Oktober 2026. Kinerja positif kelompok instrumen investasi ini ditopang penuh oleh iShares Bitcoin Trust ETF (IBIT) kelolaan BlackRock yang secara agresif mencatatkan arus masuk modal bersih senilai $565,7 juta. Dominasi aliran modal pada IBIT menjadi penyelamat neraca likuiditas mingguan pasar ETF kripto secara keseluruhan, mengingat mayoritas penerbit reksa dana kompetitor justru mengalami aksi penarikan dana yang cukup besar dari para investor.
Dinamika Arus Masuk Harian IBIT dan Tekanan Reksa Dana Lain
Berdasarkan rekapitulasi data perdagangan pasar modal AS, IBIT menunjukkan aktivitas transaksi yang sangat dominan sepanjang pekan. Pada sesi perdagangan 19 Oktober, IBIT langsung mencatat lonjakan arus modal masuk bersih hingga mencapai $665,2 juta, disusul penambahan modal sebesar $29,9 juta pada 20 Oktober dan $235,0 juta pada 21 Oktober. Kendati demikian, tekanan jual pasar sempat memicu arus keluar dari IBIT sebesar $254,1 juta pada 22 Oktober serta $110,3 juta pada sesi penutupan 23 Oktober. Akumulasi pergerakan modal tersebut mengukuhkan total perolehan bersih IBIT di angka $565,7 juta selama lima hari perdagangan bursa.
Sebaliknya, kelompok reksa dana di luar kelolaan BlackRock justru mencatatkan arus modal keluar gabungan sebesar $264,5 juta. Fidelity Wise Origin Bitcoin Fund (FBTC) mencatatkan penarikan dana bersih mingguan tertinggi sebesar $116,6 juta, disusul oleh ARK 21Shares Bitcoin ETF (ARKB) yang melepas likuiditas senilai $99,6 juta. Sementara itu, Grayscale Bitcoin Trust (GBTC) melanjutkan tren divestasi modal dengan arus keluar bersih senilai $51,8 juta. Tekanan penarikan dana ini menunjukkan adanya divergensi strategi alokasi portofolio di antara manajer aset institusional Wall Street.
Pembalikan Tren Pasca Dua Pekan Gelombang Outflow Beruntun
Capaian arus masuk bersih sementara sebesar $301,2 juta pada pekan ini menjadi angin segar yang memutus tren negatif selama dua pekan berturut-turut sebelumnya. Pada periode 5 hingga 9 Oktober, seluruh ETF Bitcoin spot AS mencatatkan total penarikan modal bersih sebesar $678,9 juta, yang kemudian berlanjut dengan arus keluar tambahan sebesar $228,4 juta pada periode 12 hingga 16 Oktober. Dengan total penarikan modal yang sempat menembus angka $907,3 juta dalam kurun waktu sepuluh hari bursa tersebut, arus masuk yang dipimpin oleh BlackRock pekan ini berhasil memulihkan sekitar sepertiga dari likuiditas yang sempat terkuras.
Secara agregat, pergerakan seluruh ETF Bitcoin spot menunjukkan volatilitas yang tinggi. Pada awal pekan, kelompok dana ini mencatatkan arus masuk berturut-turut sebesar $526,7 juta pada 19 Oktober, $23,2 juta pada 20 Oktober, dan $524,8 juta pada 21 Oktober. Namun, arah pasar berbalik tajam pada dua sesi berikutnya ketika arus keluar bersih menembus $635,6 juta pada 22 Oktober dan $137,9 juta pada 23 Oktober. Laporan arus modal ini masih berstatus sementara karena data resmi untuk VanEck Bitcoin ETF (HODL) pada sesi 23 Oktober belum dirilis secara lengkap hingga penutupan pencatatan akhir pekan.
Implikasi Likuiditas dan Daya Tahan Minat Investor Institusi
Ketahanan IBIT dalam menyerap arus modal masuk dalam skala ratusan juta dolar mencerminkan bahwa minat investor institusi berskala besar terhadap eksposur langsung Bitcoin tetap solid di tengah fluktuasi harga kripto global. BlackRock terus memperlebar keunggulan pangsa pasarnya sebagai penyedia likuiditas utama bagi dana pensiun, hedge fund, dan kantor pengelola kekayaan keluarga (family office) yang memprioritaskan efisiensi biaya serta likuiditas sekunder yang dalam pada instrumen ETF terdaftar.
Meskipun tekanan makroekonomi dan aksi ambil untung jangka pendek sempat memicu arus keluar pada paruh kedua pekan perdagangan, kemampuan pasar ETF untuk mempertahankan neraca positif menjadi sinyal positif bagi stabilitas pasar spot. Pelaku pasar kini mencermati apakah tren akumulasi modal pada IBIT ini akan berlanjut pada pembukaan perdagangan pekan depan untuk menopang pergerakan harga Bitcoin di atas level dukungan psikologis pasar.
Sumber: TokenPost



