Perang Ekonomi, China Sikat Dolar AS Dengan Yuan Digital

Perlahan tapi pasti. Negeri Tirai Bambu alias China [Tiongkok] berambisi menggeser dominasi dolar AS dalam perdagangan dunia.

China sudah punya mata uang canggih bernama Yuan Digital.

Dalam artikel yang diterbitkan majalah China Finance disebutkan bank sentral China atau People’s Bank of China (PBOC) telah menyusun rencana untuk mendominasi mata uang digital dunia.

PBOC melihat dolar AS sangat mendominasi dalam perdagangan global dan AS memberikan pengaruh yang besar pada Society for Worldwide Interbank Financial Telecommunication (SWIFT), sebuah asosiasi yang menghubungkan lebih dari 9.000 lembaga sekuritas dan juga korporasi yang tersebar di 209 negara di dunia. Lembaga ini membuat kode khusus dalam transaksi pengiriman uang (transfer) di dunia.

Nah, China mau menantang dominasi itu dengan membuat uang versi digital atau Yuan Digital. PBOC optimistis bisa melakukan itu karena menjadi penggerak pertama versi uang digital yang diterbitkan bank sentral.

Keunggulan lainnya, adopsi masyarakat China yang cukup tinggi terhadap transaksi non-tunai. Ini akan memudahkan adopsi Yuan Digital, seperti dihimpun CNBC Indonesia dari The Register.
Artikel tersebut juga menyerukan agar Yuan Digital dapat digunakan lintas negara dan dengan begitu China akan berada dalam posisi yang kuat untuk membentuk kembali dunia keuangan global.

“Penerbitan dan peredaran mata uang digital akan menciptakan perubahan dan dampak yang luar biasa terhadap sistem moneter internasional, sistem kliring, dan sistem keuangan yang ada. Ini akan membuat hak mengeluarkan dan mengontrol mata uang digital akan menjadi ‘medan pertempuran baru’ dalam persaingan antar negara yang berdaulat,” tulis Artikel China Finance.

Nah, China mau menantang dominasi itu dengan membuat uang versi digital atau Yuan Digital. PBOC optimistis bisa melakukan itu karena menjadi penggerak pertama versi uang digital yang diterbitkan bank sentral.

Keunggulan lainnya, adopsi masyarakat China yang cukup tinggi terhadap transaksi non-tunai. Ini akan memudahkan adopsi Yuan Digital, seperti dihimpun CNBC Indonesia dari The Register.

Artikel tersebut juga menyerukan agar Yuan Digital dapat digunakan lintas negara dan dengan begitu China akan berada dalam posisi yang kuat untuk membentuk kembali dunia keuangan global.

“Penerbitan dan peredaran mata uang digital akan menciptakan perubahan dan dampak yang luar biasa terhadap sistem moneter internasional, sistem kliring, dan sistem keuangan yang ada. Ini akan membuat hak mengeluarkan dan mengontrol mata uang digital akan menjadi ‘medan pertempuran baru’ dalam persaingan antar negara yang berdaulat,” tulis Artikel China Finance.

Latest news
Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here